Puskesmas Cijati Cianjur Gencarkan Kelas Ibu Hamil, Ini Manfaat Utamanya

Puskesmas Cijati Cianjur Gencarkan Kelas Ibu Hamil, Ini Manfaat Utamanya
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cijati terus menggalakkan program Kelas Ibu Hamil.(Dok.Puskesmas Cijati)

CIANJUREKSPRES.ID – Kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan hingga pascapersalinan menjadi prioritas utama pelayanan kesehatan dasar. Guna memastikan para calon ibu siap secara fisik dan mental, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cijati terus menggalakkan program Kelas Ibu Hamil.

Kepala Puskesmas Cijati, Beni Susanto, menyampaikan bahwa Kelas Ibu Hamil bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan sarana edukasi krusial. Melalui program ini, para ibu dibekali pengetahuan komprehensif agar lebih siap menghadapi masa kehamilan, proses persalinan, masa nifas, hingga perawatan bayi baru lahir.

“Kami ingin memastikan setiap ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Cijati memiliki bekal yang cukup. Kelas ini dirancang sebagai ruang belajar bersama agar kehamilan dapat dilalui dengan aman, sehat, dan bahagia,” ujar Beni Susanto, Senin 5 Oktober 2026.

Menurut Beni, ada banyak manfaat utama yang bisa didapatkan oleh masyarakat, khususnya para ibu hamil yang mengikuti kelas edukasi ini.

Diantaranya, pertama, Meningkatkan Pengetahuan tentang Kehamilan. Dimana ibu hamil akan diajak untuk lebih mengenali perubahan tubuh yang terjadi, memahami kebutuhan gizi harian yang tepat, serta mendeteksi secara dini tanda-tanda bahaya pada kehamilan.

Kedua, Mempersiapkan Persalinan yang Aman. Beni mengatakan, melalui edukasi yang terstruktur, para ibu dapat memahami proses persalinan secara medis. Hal ini membantu mereka menyusun persiapan persalinan yang matang dan aman bersama fasilitas kesehatan.

Ketiga, Pengenalan Tanda Bahaya Secara Dini. Menurutnya, materi ini sangat vital agar ibu maupun keluarga tahu kapan waktu yang tepat dan kritis untuk segera mencari pertolongan dari tenaga kesehatan, sehingga risiko komplikasi dapat ditekan.

Keempat, Pemahaman Gizi dan Pencegahan Anemia. Beni menegaskan para peserta mendapatkan informasi mendalam mengenai konsumsi makanan bergizi seimbang, pentingnya tablet tambah darah (TTD), serta langkah-langkah konkret dalam mencegah anemia yang rawan terjadi pada ibu hamil.

Kelima, Kesiapan Fisik dan Mental. Beni mengatakan tidak hanya teori, Kelas Ibu Hamil juga diisi dengan latihan fisik ringan, teknik relaksasi, dan edukasi psikologis.

“Hal ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kecemasan dan stres menjelang hari persalinan,” katanya.

Keenam, Edukasi Perawatan Bayi Baru Lahir. Beni mengataman, para ibu diajarkan mengenai pentingnya Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pemberian ASI eksklusif, cara merawat bayi baru lahir dengan benar, serta jadwal imunisasi wajib bagi buah hati.

Ketujuh, Meningkatkan Dukungan Keluarga. Beni juga menekankan pentingnya keterlibatan keluarga. Melalui program ini, suami atau anggota keluarga lainnya diajak untuk memahami peran penting mereka dalam mendampingi ibu, mulai dari masa mengandung hingga setelah melahirkan.

Kedelapan, Ruang Berbagi Pengalaman. Dia mengatakan, kelas ini menjadi wadah sosial yang positif bagi sesama ibu hamil untuk saling berbagi cerita, keluh kesah, dan membangun sistem dukungan (support system) yang kuat antarperserta.

“Puskesmas Cijati berharap seluruh lapisan masyarakat, khususnya para suami, dapat terus mendukung pemanfaatan Kelas Ibu Hamil ini demi mewujudkan generasi yang sehat dan menekan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Cijati,” tutur Beni.

 

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *