Penutupan Jalur Pendakian Gunung Gede-Pangrango Diperpanjang Dua Pekan

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memperpanjang penutupan jalur pendakian selama dua pekan terhitung mulai Rabu 19 Agustus 2026 hingga Senin 31 Agustus 2026.(Foto : Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memperpanjang penutupan jalur pendakian Gunung Gede-Pangrango selama dua pekan, terhitung mulai Rabu (19/8) hingga Senin (31/8).

Perpanjangan penutupan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan pascakebakaran di kawasan Kawah Wadon, Gunung Gede.

Kepala Humas BBTNGGP, Agus Deni, mengatakan, sehubungan dengan penanganan kebakaran di Gunung Gede maka perlu ditetapkan Surat Edaran Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tentang perpanjangan penutupan kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

“Penerbitan Surat Edaran dimaksudkan untuk memberlakukan penutupan kegiatan pendakian di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dalam jangka waktu yang ditetapkan,” katanya, Selasa 18 Agustus 2026.

Perpanjangan penutupan jalur pendakian tersebut, lanjut dia, dilakukan mulai Rabu 19 Agustus 2026 hingga Senin 31 Agustus 2026 atau hampir selama dua pekan.

“Tujuan dari penutupan pendakian adalah untuk menjamin keselamatan pendaki, pengunjung wisata, masyarakat dan penggiat alam bebas serta mengefektifkan proses pengendalian dan penanganan pasca kebakaran,” jelas Agus Deni.

Dia mengatakan, proses pengajuan refund calon pendaki yang sudah melakukan pemesanan pendakian pada tanggal tersebut, akan dikirimkan link pengajuan pengembalian melalui whastapp.

“Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi bagian pelayanan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *