Lapas Cianjur Gagalkan Penyelundupan Ratusan Butir Tramadol

Lapas Cianjur Gagalkan Penyelundupan Ratusan Butir Tramadol
Lapas Cianjur Gagalkan Penyelundupan Ratusan Butir Tramadol.(Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Tiga orang yang hendak menyelundupkan narkoba jenis obat-obatan daftar G ke Lapas Kelas II B Cianjur berhasil digagalkan petugas.

Selain mengamankan tiga orang pelaku, petugas juga berhasil mengamankan ratusan butir obat-obatan jenis tramadol.

Upaya penyelundupan tersebut berawal ketika, tiga orang pria yaitu ML (26), TA (27), dan RY (27) hendak melakukan kunjungan terhadap warga binaan berinsial FS, Kamis 18 Desember 2025.

Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur Eris Ramdani, mengatakan, upaya penyelundupan obat-obatan tersebut berawal ketika petugas menggeledah tiga orang yang hendak melalukan kunjungan pada seorang warga binaan.

“Saat penggeledahan, petugas menemukan barang mencurigakan yang dibungkus lakban cokelat dan disembunyikan di dalam celana boxer tepatnya diarea pingggang,” katanya kepada wartawan.

Temuan tersebut lanjut dia, petugas jaga langsung melapor kepada staf Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Rega Bunyamin dan diteruskan kepada Kepala KPLP.

“Dalam lakban coklat tersebut, petugas kami menemukan 145 butir obat jenis tramadol. Selanjutnya langsung kami serahkan ke Polres Cianjur untuk penanganan lebih lanjut,” kata Eris.

Dia mengatakan, ketiga orang pria pelaku yang hendak menjenguk seorang warga binaan pemasyarakatan berinisial FS seorang napi kasus narkotika.

“FS napi kasus narkoba tersebut, divonis delapan tahun penjara dan telah menjalani masa pidana sekitar satu tahun enam bulan,” katanya.

Selain itu, dia memastikan setelah pengamanan awal, seluruh proses hukum berikutnya berada di bawah kewenangan kepolisian, termasuk pendalaman terkait tujuan penyelundupan barang terlarang tersebut.

“Kami menegaskan akan terus memperketat pengawasan serta pemeriksaan terhadap setiap pengunjung guna mencegah masuknya narkoba dan barang terlarang lainnya ke dalam lapas,” katanya.

Penulis: Fauzi Noviandi Editor: Herry Febriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *