Bisnis  

BPR Cianjur Jabar Sediakan Pembiayaan Khusus CPMI

Hadir memberikan solusi dana pendidikan hingga proses pemberangkatan bagi calon pekerja migran

Direktur PT BPR Cianjur Jabar (Perseroda), Mochamad Ansyah Ferliansyah
Direktur PT BPR Cianjur Jabar (Perseroda), Mochamad Ansyah Ferliansyah.(Cianjur Ekspres/Herry Febriyanto)

CIANJUREKSPRES.ID – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Cianjur Jabar (Perseroda) menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Cianjur yang ingin menjadi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) namun terkendala masalah pembiayaan.

Melalui program pembiayaan khusus Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), BPR Cianjur hadir memberikan solusi dana pendidikan hingga proses pemberangkatan bagi calon pekerja migran.

Direktur PT BPR Cianjur Jabar (Perseroda), Mochamad Ansyah Ferliansyah, mengungkapkan, dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun berjalan, ekspansi pembiayaan ini telah berhasil memfasilitasi dan membiayai keberangkatan sekitar 250 orang pekerja migran Indonesia, khususnya ke negara tujuan Jepang.

Baca Juga: RUPS 2025, BPR Cianjur Jabar Perseroda Cetak Laba dan Konsisten Setor Dividen

Baca Juga: HJC ke-349, BPR Cianjur Jabar Perseroda Setor Dividen ke Pemkab

Baca Juga: Rutin Setor Dividen 5 Tahun Terakhir, Komisi II DPRD Apresiasi Kinerja BPR Cianjur Jabar

“Program ini mencakup pembiayaan secara menyeluruh, mulai dari biaya pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), proses pembuatan visa, hingga pemberangkatan ke negara tujuan. Untuk skema pelunasan, pembayaran dilakukan setelah pekerja yang bersangkutan resmi bekerja di luar negeri dan dikoordinir langsung oleh pihak LPK,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Kamis 23 Juli 2026.

Dia menjelaskan, jangka waktu kredit yang diberikan tergolong singkat, yakni maksimal satu tahun. Bahkan rata-rata pekerja migran Indonesia mampu melunasi pinjamannya dalam waktu kurang dari satu tahun setelah bekerja.

“Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) pada segmen pembiayaan PMI ini berada dalam kategori sangat lancar dengan angka 0% alias tanpa kendala,” ucap Ansyah.

Lebih lanjut dia menegaskan, guna memastikan keamanan dan keabsahan proses pemberangkatan, BPR Cianjur saat ini telah menjalin kerja sama resmi dengan 3 LPK yang sudah memiliki izin Sending Organization (SO), sehingga dapat memproses pemberangkatan tenaga kerja secara langsung dan legal ke Jepang.

“BPR Cianjur kini juga tengah menjajaki kerja sama baru dengan LPK yang berfokus pada pemberangkatan tenaga kerja ke benua Eropa,” tutur Ansyah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *