Disbudpar Anggarkan Rp154 Juta untuk Pakaian Adat Helaran Budaya HJC

Kepala Disbudpar Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar. (Foto : Cianjur Ekspres / Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur mengalokasikan anggaran sebesar Rp154 juta untuk pengadaan 44 pakaian adat Sunda yang akan digunakan untuk acara puncak Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349, pada 22 Agustus 2026.

Dalam Perda APBD Murni Tahun Anggaran 2026, di halaman 323, Disbudpar Kabupaten Cianjur menganggarkan pendanaan sebanyak Rp154 juta untuk pengadaan pakaian dinas beserta atribut perlengkapan.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar, membenarkan adanya anggaran tersebut. Menurutnya, pengadaan pakaian adat itu diperuntukkan bagi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta pasangan yang akan mengikuti karnaval budaya.

“Iya betul. Anggaran itu untuk pakaian adat yang nanti digunakan pada acara Helaran Budaya tanggal 22 Agustus,” katanya, beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, pakaian yang disiapkan tetap mengusung adat Sunda. Untuk peserta laki-laki akan mengenakan beskap, sedangkan perempuan menggunakan kebaya.

“Konsepnya tetap pakaian adat Sunda. Bapak-bapak memakai beskap, sedangkan ibu-ibu menggunakan kebaya,” ujarnya.

Menurutnya, total pakaian yang diadakan sebanyak 44 potong atau 22 pasang untuk dikenakan para peserta di acara Helaran Budaya nanti.

“Totalnya ada 44 potong atau 22 pasang yang akan digunakan pada Helaran Budaya nanti,” katanya.

Dia menambahkan, Helaran Budaya menjadi salah satu agenda puncak dalam rangkaian Hari Jadi Cianjur ke-349. Meski puncak acara digelar pada 22 Agustus, peringatan HJC sendiri telah dimulai sejak awal Juli melalui berbagai kegiatan.

“Rangkaian Hari Jadi Cianjur sebenarnya sudah dimulai sejak 1 Juli. Nanti puncaknya pada 22 Agustus bersamaan dengan pelaksanaan Helaran Budaya atau Karnaval Budaya,” kata Yudha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *