CIANJUREKSPRES.ID – Truk tangki Pertamina bermuatan 24 ribu liter bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite terbakar di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Senin, 6 Juli 2026, sore. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun arus lalu lintas sempat terganggu selama proses pemadaman.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, truk tangki tersebut melaju dari arah Padalarang menuju Sukabumi sebelum akhirnya terbakar di lokasi kejadian.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kendaraan tangki Pertamina melaju dari arah Padalarang menuju Sukabumi. Saat melintas di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, diduga kampas rem mengalami panas sehingga memicu terjadinya ledakan dan kemudian kebakaran,” katanya.
Menurutnya, petugas gabungan langsung melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi untuk mempercepat proses penanganan. “Kami bersama petugas gabungan langsung melakukan evakuasi agar penanganan berjalan lancar. Untuk penyebab pastinya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Dia menyebutkan, berdasarkan keterangan awal dari pengemudi, truk tersebut mengangkut sekitar 24 ribu liter BBM jenis Pertalite. “Informasi sementara dari pengemudi dan penumpang, muatan truk berupa Pertalite sebanyak 24 ribu liter,” tutur Ahmad Prio.
Selama proses penanganan, arus lalu lintas di lokasi sempat ditutup. Kendaraan kecil diarahkan melalui jalur alternatif, sementara kendaraan besar masih menunggu pengaturan lebih lanjut.
“Sejak kejadian sekitar pukul 14.45 WIB, kendaraan belum bisa melintas di lokasi. Untuk kendaraan kecil sudah kami alihkan, sedangkan kendaraan besar masih kami atur sambil melihat kondisi jalur alternatif,” kata Ahmad Prio.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi kebakaran demi keselamatan dan memudahkan petugas melakukan penanganan.
Sementara itu, Kanit UMK 1 Damkar Kabupaten Cianjur, Jaenal Abidin mengatakan, pihaknya mengerahkan 30 personel untuk memadamkan api.
“Kami menurunkan 30 personel dengan dua unit mobil pemadam kebakaran. Selain itu ada bantuan satu mobil tangki air dari Perkim dan satu unit water cannon dari Polres Cianjur,” katanya.
Menurut Jaenal, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas tiba di lokasi. Namun proses pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah api kembali menyala.
“Proses pemadaman sampai api benar-benar padam kurang lebih satu jam. Sambil melakukan pendinginan, kami menunggu Pertamina mengirimkan satu unit tangki kosong untuk memindahkan BBM yang masih tersisa demi keselamatan bersama,” katanya.
Di sisi lain, sopir truk tangki, Niko (36), mengaku baru mengetahui kendaraannya terbakar setelah mendengar suara ledakan dari bagian belakang.
“Saya mendengar dua kali ledakan. Setelah berhenti dan melihat ke belakang, api sudah muncul dari ban kanan belakang lalu merambat ke bagian belakang tangki,” ujarnya.
Dia mengatakan, truk bernomor polisi B 9796 SEI itu berangkat dari Padalarang dengan tujuan Sukabumi. “Muatannya 24 ribu liter Pertalite. Rencananya akan dikirim ke Sukabumi,” katanya.












