CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Cianjur menjadikan Pembangunan Infrastruktur Destinasi Kampung Budaya Pandanwangi sebagai salah satu proyek strategis daerah tahun 2026.
Informasi yang dihimpun, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,38 miliar untuk pembangunan objek wisata yang berlokasi di Kecamatan Warungkondang tersebut.
Program ini bertujuan mendorong ekonomi kerakyatan yang kreatif, inovatif, dan produktif dengan mengoptimalkan potensi lokal, sehingga tercipta kemandirian dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur yang membidangi sektor pembangunan pun berharap agar Pembangunan Infrastruktur Destinasi Kampung Budaya Pandanwangi tersebut benar-benar sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.
“Harus sesuai dengan grand desain dan spesifikasi teknis yang telah ditentukan,” ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Igun Hendra Gunawan, Senin 8 Juni 2026.
Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan, tantangannya bukan hanya pada saat pembangunan infrastruktur saja, tetapi ketika sudah selesai tentunya harus di kelola dengan optimal.
“Jangan sampai anggaran sudah digelontorkan untuk pembangunan, namun ketika selesai, tidak dikelola dengan baik, sehingga menjadi terlantar,” kata Igun.
Di sisi lain, menurutnya, pembangunan infrastruktur pariwisata harus terintegrasi dan berfokus langsung pada peningkatan aksesibilitas serta kenyamanan wisatawan.
“Disbudpar sudah pernah memaparkan apa saja yang akan dibangun. Tapi tentunya kami berharap bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kampung Budaya Pandanwangi, sehingga berdampak terhadap sektor ekonomi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,” kata Igun.












