Lepas 99 Lulusan Berprestasi, SMP Islam Cendekia Cianjur Resmikan Program Oxford AQA

SMP Islam Cendekia Cianjur melepas 99 siswa Angkatan XII yang mengusung nama Marveolutrix dalam prosesi wisuda dan pelepasan yang digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026.(Foto: Cianjur Ekspres/Akmal Esa Nugraha)

CIANJUREKSPRES.ID – SMP Islam Cendekia Cianjur melepas 99 siswa Angkatan XII yang mengusung nama Marveolutrix dalam prosesi wisuda dan pelepasan yang digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026, di Sekolah Islam Cendekia Cianjur, Jalan Pramuka, Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.

Momen tersebut menjadi ajang apresiasi atas sederet prestasi nasional yang diraih para lulusan sekaligus peluncuran program internasional Oxford AQA untuk meningkatkan daya saing siswa di tingkat global.

Kepala SMP Islam Cendekia terpilih Tahun Ajaran 2026/2027, Gamanik, mengatakan, Angkatan Marveolutrix menjadi salah satu angkatan yang berhasil mempertahankan bahkan meningkatkan tradisi prestasi yang telah dibangun sekolah selama bertahun-tahun.

“Angkatan ke-12 ini telah menuntaskan tugasnya dengan sangat indah. Estafet prestasi yang kami bangun bersama kepala sekolah sebelumnya berhasil dipertahankan bahkan ditingkatkan. Tugas kami ke depan adalah membawa Cendekia melompat lebih tinggi lagi melalui berbagai inovasi pendidikan berstandar global,” kata Gamanik.

Menurutnya, seluruh siswa yang lulus tahun ini berhasil mengukir sedikitnya satu prestasi yang telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Bahkan, sejumlah siswa mampu mengoleksi lebih dari lima prestasi selama menempuh pendidikan di SMP Islam Cendekia.

“Seratus persen lulusan memiliki prestasi yang terkurasi secara nasional. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan akademik dan nonakademik berjalan beriringan,” katanya.

Gamanik menyebut, konsistensi tersebut mengantarkan SMP Islam Cendekia pernah menempati peringkat lima besar SMP dengan capaian prestasi terbanyak tingkat nasional berdasarkan kurasi Puspresnas.

Selain prestasi, para lulusan juga berhasil diterima di berbagai sekolah unggulan di Indonesia, seperti MAN Insan Cendekia Serpong, MAN Insan Cendekia Sumedang, SMA Taruna Nusantara, SMA Pradita Dirgantara, hingga sejumlah sekolah favorit lainnya.

“Alhamdulillah seluruh lulusan tahun ini berhasil melanjutkan pendidikan ke sekolah yang menjadi tujuan mereka,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, SMP Islam Cendekia juga resmi meluncurkan program internasional Oxford AQA yang akan diterapkan mulai tahun ajaran baru.

Program tersebut memungkinkan siswa memperoleh sertifikasi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional yang diterbitkan langsung oleh Oxford, selain ijazah pendidikan formal nasional.

“Melalui program ini, siswa akan mendapatkan penguatan kemampuan reading, listening, writing, dan speaking sesuai standar internasional. Bahkan mereka juga dilatih untuk mengolah serta menyampaikan data menggunakan bahasa Inggris yang menjadi kebutuhan penting di era global,” kata Gamanik.

Menurutnya, sertifikasi internasional tersebut akan menjadi nilai tambah bagi siswa saat melanjutkan pendidikan maupun mengikuti berbagai jalur prestasi di masa depan.

Di sisi lain, dia juga menegaskan SMP Islam Cendekia tidak hanya menyediakan sistem pendidikan berasrama (boarding school), tetapi juga memberikan pilihan sekolah fullday bagi masyarakat Cianjur.

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa warga Cianjur memiliki pilihan untuk mengikuti program fullday school tanpa harus tinggal di asrama. Kualitas pembelajaran, pembinaan prestasi, hingga program Oxford AQA tetap diberikan secara merata kepada seluruh siswa,” katanya.

Salah seorang lulusan terbaik, Rakan Tsaqif, mengaku bangga dapat menyelesaikan pendidikan di SMP Islam Cendekia dengan berbagai pengalaman berharga yang diperoleh selama tiga tahun terakhir.

“Alhamdulillah saya pernah menjadi Ketua OSIS periode 2025/2026 dan lulus sebagai peringkat dua dari 99 siswa. Saya bisa mencapai itu karena berusaha konsisten, menjaga karakter dan akhlak yang baik. Saya bangga bisa berproses di sini karena kepemimpinan dan akademiknya benar-benar diasah,” kata Rakan.

Hal senada disampaikan Hasna Marilza, siswi kelas 9C yang berhasil meraih medali perak dalam kompetisi tingkat nasional di Yogyakarta serta terpilih sebagai siswa terbaik di kelasnya.

“Alhamdulillah saya meraih silver medal di Yogyakarta dan lulus dengan predikat sangat baik. Saya juga pernah menjadi Direktur Sosial Politik OSIS dan ketua angkatan di angkatan aku. Semua itu berkat bimbingan guru-guru di Cendekia,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *