Bisnis  

Harga Bahan Pokok di Pasar Induk Stabil, Cabai dan Bawang Masih Mahal

Harga cabai dan bawang merah di Pasar Induk Cianjur masih mahal, sementara bahan pokok relatif stabil.(Foto: Cianjur Ekspres/Moch. Nursidin)

CIANJUREKSPRES.ID – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Cianjur masih relatif stabil. Namun, komoditas bumbu dapur seperti cabai dan bawang masih berada pada harga tinggi akibat stok yang terbatas dan tingginya permintaan masyarakat.

Kepala UPTD Pasar Induk Cianjur, Handika Firdaus, mengatakan, harga bahan pokok seperti telur, beras, dan daging ayam hingga saat ini masih cenderung stabil.

“Untuk bahan pokok masih cenderung stabil seperti telur, beras, daging ayam. Cuma yang masih tinggi itu di bumbu-bumbu seperti cabai, bawang. Stoknya masih terbatas akhirnya harga tinggi dan permintaan masih banyak, tapi untuk bahan pokok masih stabil,” ujar Handika kepada Cianjur Ekspres, Rabu 3 Juni 2026.

Dia menjelaskan, harga cabai merah keriting per hari ini mengalami penurunan dari Rp50 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram. Sementara cabai merah besar turun dari Rp100 ribu menjadi Rp67.500 per kilogram. Adapun cabai rawit merah masih bertahan di angka Rp80 ribu per kilogram.

Meski demikian, menurut Handika, penurunan harga cabai tersebut belum signifikan dan harga masih tergolong tinggi. “Untuk cabai belum mengalami penurunan yang signifikan, masih tinggi. Mudah-mudahan sebulan lagi bisa turun,” katanya.

Handika menuturkan, kenaikan harga cabai yang terjadi sejak menjelang Hari Raya Iduladha hingga saat ini memang mulai menunjukkan tren penurunan. Namun, penurunan tersebut belum mampu mengembalikan harga ke kondisi normal.

“Kenaikan harga cabai dari menjelang Iduladha sampai sekarang belum signifikan, ada penurunan cuma belum signifikan,” ujarnya.

Tingginya harga cabai, lanjut Handika, menimbulkan keluhan dari masyarakat, terutama kalangan ibu rumah tangga yang setiap hari membutuhkan bumbu dapur untuk memasak.

“Dengan kenaikan cabai ini keluhan pasti ada, apalagi dari konsumen rumah tangga mungkin merasa agak berat mengenai harga. Terutama karena itu bumbu-bumbu yang dipakai setiap hari. Ibu-ibu yang sering memasak mengeluh bahwa harga bahan pangan masih tinggi,” kata Handika.

Meski harga cabai masih tinggi, Handika memastikan ketersediaan stok bahan pangan di Pasar Induk Cianjur tetap aman. Banyaknya jaringan petani yang memasok kebutuhan pasar membuat para pedagang tidak mengalami kekurangan stok.

“Untuk stok aman insya Allah. Banyak juga kalau di Pasar Induk karena jaringan petaninya banyak, makanya para pedagang tidak kehabisan stok,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *