CIANJUREKSPRES.ID – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Golkar, Usep Saepuloh Zen, menyoroti kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) yang terjadi di wilayah Cianjur selatan.
Dia mengaku, mendapatkan informasi tersebut ketika bertemu masyarakat langsung.
“Saya menampung keluhan dari masyarakat. Keluhan dari masyarakat, gas 3 kilogram sangat susah dari mulai menjelang puasa sampai setelah Idulfitri itu mengalami kekurangan sekali atau kelangkaan gas yang beredar di masyarakat, ” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Sabtu 4 April 2026.
Menurutnya, kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sangat menyusahkan bagi masyarakat. Selain itu, kata Usep, warga pun juga mengeluhkan mahalnya harga gas elpiji 3 kg di tingkat eceran kisaran Rp25 ribu sampai Rp27 ribu per tabung.
“Harga gas (elpiji tiga kilogram, red) bisa mencapai Rp25 ribu sampai eceran tertinggi Rp27 ribu, dan itu sangat mahal sekali,” katanya.
Usep pun meminta Hiswana Migas Kabupaten Cianjur untuk segera menyikapi kondisi ini.
“Tolong segera disikapi karena masyarakat sangat keberatan. Mending katanya kalau ada (gas elpiji 3 kg, red) walaupun mahal. Ini udah mahal, gak ada lagi barangnya,” tuturnya.
Lebih lanjut Usep berharap agar Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Hiswana Migas menyikapi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram di sejumlah wilayah.
“Harapan saya, Komisi II menggelar RDP dengan Hiswana Migas menyingkapi kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi di sejumlah wilayah,” pungkasnya.












