Ratusan Rumah di Haurwangi Cianjur Rusak Usai Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang

bencana
Tampak petugas gabungan sedang membersihkan pohon tumbang Usai Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Kecamatan Haurwangi.(istimewa)

CIANJURKESPRES.ID – Ratusan rumah warga di Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, mengalami kerusakan akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda, Sabtu 11 April 2026.

Tak hanya itu, belasan pohon berukuran besar juga dilaporkan tumbang dan sempat mengganggu aktivitas warga.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 120 unit rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 17 rumah dilaporkan mengalami kerusakan total, sementara sisanya mengalami rusak berat hingga ringan. Selain itu, 11 batang pohon besar tumbang di sejumlah titik.

Camat Haurwangi, Yadi Supriyadi, mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian. Bersama unsur kecamatan dan petugas gabungan, penanganan dilakukan sejak Sabtu sore hingga Minggu 12 April 2026.

“Begitu mendapat laporan, kami bersama kasi trantib dan petugas langsung turun ke lokasi. Keesokan harinya kami kembali melakukan peninjauan dan membantu proses evakuasi bersama BPBD, Damkar, PMI, Retana, dan relawan lainnya,” ujarnya kepada wartawan.

Dia menjelaskan, lokasi terdampak tersebar di beberapa desa, di antaranya Desa Ramasari, Sukatani, Kertasari, Cihea, serta Desa Haurwangi. Hingga saat ini, pendataan masih terus dilakukan karena laporan dari sejumlah desa belum sepenuhnya masuk.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi akibat bencana tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp650 juta.

Pemerintah kecamatan pun mengimbau seluruh pemerintah desa untuk segera melengkapi data kerusakan agar penanganan dapat dilakukan secara maksimal. Warga juga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap siaga, mengingat kemungkinan masih adanya bencana susulan,” kata Yadi.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Pasirtarasi, Desa Sukatani, Deden (56), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah dan relawan.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah kecamatan dan Pemkab Cianjur yang sudah membantu mengevakuasi pohon tumbang di depan rumah kami,” ucapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *