CIANJUREKAPRES.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.30 WIB. Masyarakat di sejumlah daerah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada sore hingga menjelang malam hari.
Dalam rilis tersebut, BMKG menyampaikan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.50 WIB.
Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi sebagian besar daerah di Kabupaten Garut, seperti Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Banyuresmi, hingga kawasan selatan seperti Cikajang, Cisurupan, dan Pamulihan.
Selain itu, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya, di antaranya Singaparna, Mangunreja, Cigalontang, Rajapolah, hingga Ciawi dan Kadipaten. Sementara di Kabupaten Ciamis, potensi hujan lebat diperkirakan melanda wilayah seperti Cikoneng, Panumbangan, Kawali, hingga Rancah dan Tambaksari.
Wilayah Kabupaten Kuningan juga masuk dalam daftar daerah terdampak, termasuk Kuningan, Luragung, Ciawigebang, Darma, hingga Nusaherang dan Maleber. Adapun di Kabupaten Cirebon, potensi cuaca ekstrem terpantau di wilayah Pasaleman.
Sementara itu, di Kabupaten Majalengka, hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di wilayah Lemahsugih, Cikijing, Talaga, Cingambul, dan Malausma. Untuk wilayah perkotaan, potensi hujan juga terdeteksi di Kota Tasikmalaya, khususnya di Kecamatan Cipedes, Indihiang, dan Bungursari.
BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca ini berpotensi meluas ke sejumlah wilayah lain di Jawa Barat. Di antaranya meliputi sebagian wilayah Kabupaten Bandung seperti Cileunyi, Bojongsoang, Banjaran, hingga Majalaya dan Baleendah. Selain itu, wilayah lain di Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Cirebon, dan Majalengka juga berpotensi terdampak perluasan cuaca ekstrem tersebut.
Tidak hanya itu, potensi hujan lebat juga dapat meluas ke wilayah Kabupaten Sumedang, termasuk Wado, Jatinunggal, dan Darmaraja, serta ke Kota Bandung (Gedebage), Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar.
BMKG memperkirakan kondisi cuaca ini masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 18.30 WIB.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat angin kencang. Pengguna jalan juga diharapkan lebih berhati-hati, terutama saat melintas di wilayah rawan bencana.
Selain itu, warga disarankan untuk menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat terjadi hujan disertai petir, serta memastikan saluran air di sekitar lingkungan tetap lancar guna meminimalisir dampak banjir.
BMKG Jawa Barat terus memantau perkembangan cuaca dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala sesuai kondisi terkini di lapangan.












