CIANJUREKSPRES.ID – Bagian Kesra Setda Kabupaten Cianjur menyelenggarakan Bimbingan Teknis penguatan kapasitas pendataan BNBA (By Name By Address) bagi guru ngaji tingkat desa dan RT.
Kegiatan yang melibatkan Koordinator Kecamatan (Korcam) dari 32 kecamatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi terkait teknis pendataan secara akurat, dan terstruktur dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru ngaji.
Bimtek dibuka oleh Asisten Daerah I, Arief Purnawan mewakili Bupati Cianjur. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, mulai dari tenaga ahli keagamaan, perekonomian, ketahanan pangan, hingga Kabag Kesra.
Ketua Bidang Keorganisasian FKGN, Rojudin, mengatakan, kegiatan berjalan baik dan menghasilkan kesepahaman baru terkait alur pendataan BNBA.
“Harapannya, setelah Bimtek ini semua pihak memiliki panduan yang seragam dalam mendata BNBA guru ngaji sehingga pendataan lebih tepat dan bermanfaat,” ujarnya kepada wartawan, Minggu 7 Desember 2025.
Sementara itu, Ketua FKGN Kabupaten Cianjur, Mustofa Kamal, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilai memberikan dampak signifikan bagi para pengurus di tingkat kecamatan dan desa.
“Alhamdulillah, Bimtek guru ngaji telah terlaksana. Semoga menjadi penguat langkah kita dalam memperjuangkan kesejahteraan guru ngaji,” katanya.
Ketua Bidang Dakwah dan Pendidikan FKGN, Dadan Hidayatulloh, menegaskan pentingnya peran guru ngaji sebagai penjaga moral dan keagamaan masyarakat Cianjur.
“Mereka bekerja ikhlas membimbing generasi dalam pendidikan Al-Qur’an. Di tengah tantangan zaman, guru ngaji memiliki posisi esensial dalam membangun karakter dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Dia juga menekankan bahwa pendidikan non-formal seperti pengajian masih menjadi tumpuan utama masyarakat, sehingga peningkatan kapasitas guru ngaji merupakan kebutuhan yang harus segera dipenuhi.












