CIANJUREKSPRES.ID – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Cianjur mencatat sekitar 31 ribu kunjungan masyarakat sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026. Layanan administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat.
Kepala MPP Kabupaten Cianjur, Enang Komarudin mengatakan, jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi kunjungan yang dilakukan secara berkala setiap pekan sesuai sistem pelaporan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
“Kalau berdasarkan data yang sudah kami rekap, dari Januari sampai hari ini jumlah kunjungannya sekitar 31 ribuan,” ujar Enang, Senin 20 Juli 2026.
Enang menjelaskan, proses rekapitulasi dilakukan setiap minggu sehingga jumlah kunjungan terus diperbarui. Dalam satu pekan, rata-rata terdapat sekitar seribu warga yang memanfaatkan berbagai layanan di MPP Cianjur. Menurutnya, layanan penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik dari Disdukcapil menjadi layanan yang paling banyak diakses masyarakat.
Selain itu, lanjut dia, layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Tahunan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat juga menjadi salah satu layanan favorit masyarakat.
“Untuk layanan BPJS Kesehatan menempati urutan ketiga, terutama untuk konsultasi, informasi, hingga pengaduan pelayanan kesehatan,” kata Enang.
Enang menyebut MPP Cianjur tidak menetapkan target khusus hingga akhir tahun 2026. Menurutnya, operasional pelayanan tetap mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Jadi pelayanan berjalan sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan,” ujarnya.
Enang menambahkan, pihaknya berencana menambah dua tenant layanan baru pada tahun 2026. Salah satunya layanan konsultasi pernikahan dari Kementerian Agama (Kemenag).
“Selain itu juga ada rencana penambahan layanan dari Taspen. Jadi di tahun 2026 ini kita merencanakan dua tambahan itu,” pungkasnya.












