Mobil Rombongan Pengantin Terperosok le Jurang di Takokak, 2 Orang Luka Berat

Mobil rombongan pengantin tampak rusak parah setelah terperosok ke jurang di tanjakan Kampung Cibuluh RT 01/RW 04, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Senin 5 Oktober 2026.(Foto : Kiriman Warga)

CIANJUREKSPRES.ID – Sebuah mobil Carry yang membawa rombongan pengantin asal Tasikmalaya terperosok ke jurang sedalam sekitar lima meter di tanjakan Kampung Cibuluh RT 01/RW 04, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, Senin 5 Oktober 2026, sekitar pukul 12.00 WIB.

Mobil tersebut mengangkut delapan orang penumpang. Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintasi tanjakan setelah sebelumnya mengantar rombongan pengantin dari Kampung Parung. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dua orang mengalami luka berat dan enam lainnya luka ringan.

Kepala Desa Waringinsari, Nadir Muharam Abdurahman, mengatakan, rombongan tersebut hendak kembali ke Tasikmalaya setelah mengantarkan pengantin. Namun, pengemudi diduga mengikuti petunjuk Google Maps dan mengambil arah menuju Kampung Cibuluh.

“Awalnya pulang mengantarkan pengantin dari Kampung Parung, mau pulang lagi ke Tasik. Di sebuah perempatan mengikuti Google Maps, jadi belok kanan ke arah Kampung Cibuluh,” ujar Nadir kepada Cianjur Ekspres.

Sesampainya di tanjakan Kampung Cibuluh, kendaraan tersebut tidak kuat menanjak. Mobil kemudian bergerak mundur hingga akhirnya keluar dari badan jalan, dan terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.

“Pas di tanjakan Cibuluh tidak naik, mobil mundur dan masuk jurang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, mobil Carry mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Sementara seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh warga dan pihak pemerintah desa untuk mendapatkan penanganan awal.

Berdasarkan laporan sementara, dua korban mengalami luka berat, yakni Lupitasari (35) yang mengalami patah tulang dan Roni (38) selaku pengemudi yang mengalami luka berat.

Sementara enam korban lainnya, yakni Tatang (64), Komar (62), Qila (5), Nani (56), Dedi Mulyadi (58), dan Dede (50), mengalami luka ringan, dengan beberapa di antaranya mengalami luka atau dugaan patah tulang.

Para korban untuk sementara dievakuasi dan mendapatkan pertolongan di Pustu Desa Waringinsari serta rumah bidan setempat. Setelah proses evakuasi korban selesai, warga bersama perangkat desa juga melakukan upaya mengangkat kendaraan yang terperosok ke jurang.

Dalam penanganan awal tersebut, Kades dan perangkat Desa Waringinsari, BPD, ketua RT/RW, serta warga masyarakat turut berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi dan penanganan kecelakaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *