CIANJUREKSPRES.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti meresmikan 83 sekolah penerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan di SMK Kesehatan Cianjur, Jalan Pangeran Hidayatulloh, Kecamatan Cianjur pada Sabtu, 31 Januari 2026.
“Sesuai data yang kami miliki, untuk tahun 2025 revitalisasi di Kabupaten Cianjur itu terdiri atas 4 PAUD, 26 SD, 25 SMP, 12 SMA, 12 SMK, 2 SLB, 1 sanggar kegiatan belajar (SKB), dan 1 PKBM. Total 83 satuan pendidikan dengan alokasi anggaran Rp106.160.902.923,” kata Abdul Mu’ti.
Di 2025 sendiri, Kemendikdasmen RI telah merevitalisasi 16.169 satuan pendidikan di seluruh Indonesia dengan total anggaran Rp9 triliun.
“Awalnya, Rp9 triliun itu hanya untuk 10.440 satuan pendidikan, tapi dengan sistem swakelola atas saran bapak presiden, ternyata terjadi efisiensi lebih dari 32 persen. Sehingga kami kami sudah melakukan revitalisasi 16.169 (satuan pendidikan),” jelasnya.
Dari jumlah total tersebut, 92 persen diantaranya telah rampung dibangun. Sementara di Cianjur sendiri, terdapat 2 PAUD dan 3 SD yang belum selesai.
“Dalam waktu singkat harus segera diselesaikan, kalau tidak bisa jadi masalah. Sebagian yang tidak selesai itu karena faktor alam, seperti hujan juga jarak yang jauh sehingga pengiriman materialnya tidak selalu mudah,” kata Abdul Mu’ti mengungkapkan.
Abdul Mu’ti meminta agar sekolah menjaga bangunan hasil revitalisasi, khususnya toilet.
“Kita lihat semuanya, paket toiletnya sudah canggih karena itu saya harap bisa dipelihara dengan baik. Saya mengutip ucapan kepala sekolahnya, revitalisasi ini bukan semata-mata membangun gedung, tapi soal membangun peradaban, bangsa yang hebat dengan sarana dan prasarana Pendidikan yang berkualitas,” katanya.












