CIANJUREKSPRES.ID- Persib Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan melalui penerapan konsep zero waste di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Upaya ini dilakukan untuk menciptakan pengalaman pertandingan yang tidak hanya meriah, tetapi juga ramah lingkungan.
Program pengelolaan sampah tersebut dijalankan bekerja sama dengan Jubelo sebagai mitra resmi. Seluruh sampah dari aktivitas pertandingan dikelola dengan prinsip zero waste to landfill, sehingga tidak ada limbah yang berakhir di tempat pembuangan akhir, melainkan diolah kembali agar memiliki nilai guna.
Dalam beberapa pertandingan, jumlah sampah yang berhasil dikelola mencapai ribuan kilogram. Pada laga melawan Madura United, tercatat sebanyak 2.904 kg sampah diproses, sedangkan saat menghadapi Persik Kediri jumlahnya mencapai 3.278 kg. Sampah tersebut terdiri dari kategori organik, anorganik, dan residu.
Pengelolaan dilakukan secara berkelanjutan, di mana sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot, sementara sampah anorganik didaur ulang menjadi material baru. Adapun sampah residu diproses sesuai prosedur yang berlaku.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang klub dalam membangun ekosistem pertandingan yang bertanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa GBLA bukan sekadar stadion, melainkan rumah bagi Persib dan Bobotoh, sehingga perlu dijaga bersama. Menurutnya, menjaga kebersihan stadion merupakan bentuk dukungan nyata terhadap klub.












