Korban Tenggelam di Sungai Cijampang Kecamatan Pagelaran Ditemukan Sejauh 14 Kilometer

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban terbawa arus Sungai Cijampang di Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jumat 26 Desember 2025.(Foto: Dok. Tim SAR Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – E (10) yang tenggelam di Sungai Cijampang, Desa Sindangkerta, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan.

Korban ditemukan tim SAR gabungan berjarak sekitar 14 kilometer dari titik pertama kali dilaporkan hilang pada Selasa 23 Desember 2025.

Kanit SAR Cianjur M. Andika mengatakan, korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal tersebut berhasil dievakuasi tim gabungan pada Kamis 25 Desember 2025 malam.

“Korban ditemukan pada titik koordinat 7°15’24, 122″S 107°3’26,311 atau sejauh 14 kilometer dari pertama dilaporkan hilang,” katanya, Jumat 26 Desember 2025.

Usai berhasil dievakuasi dari aliran Sungai, lanjut dia, tim gabungan langsung membawa jenazah korban ke RSUD Pagelaran.

“Dengan diketemukannya korban, maka operasi SAR resmi ditutup dan selesai, dan unsur SAR yang terlibat kembali ke satuanya masing-masing,” katanya.

Andika menjelaskan, dalam operasi SAR tersebut melibatkan puluhan petugas gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, desa dan sejumlah relawan lainnya.

Sebelumnya, seorang anak ditemukan tewas dan satu lainnya dinyatakan hilang saat berenang di aliran Sungai Cijampang, Desa Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa 23 Desember 2025 siang.

Kapolsek Pagelaran, Iptu Budi Rustandi membenarkan pihaknya telah menerima laporan adanya satu anak yang meninggal dan satu lainya hilang tengah bermain di aliran Sungai Cijampang.

“Berdasarkan keterangan beberapa warga, ada enam orang anak usai bermain sepakbola, mereka berenang di aliran Sungai Cijampang,” katanya.

Saat bermain di aliran Sungai Cijampang, lanjut dia, korban FP (9) sempat terjatuh dan berusaha ditolong E (10). Namun keduanya malah masuk ke dalam aliran sungai tersebut.

“Sedangkan seorang temannya langsung meminta pertolongan warga sekitar. Padahal saat kejadian cuaca cukup cerah, dan aliran Sungai Cijampang pun normal tidak mengalami kenaikan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *