Jalur Fungsional Tol Yogyakarta–Bawen Dilalui Ribuan Kendaraan Jelang Lebaran 2026

Jalur Fungsional Tol Yogyakarta–Bawen Dilalui Ribuan Kendaraan Jelang Lebaran 2026

CIANJUREKSPRES.ID– PT Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) mencatat sebanyak 5.496 kendaraan melintas di jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer. Jumlah tersebut merupakan akumulasi kendaraan yang melintas pada periode H-8 hingga H-7 Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026, tepatnya pada 13–14 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa jalur fungsional Ambarawa–Bawen telah dipersiapkan secara optimal untuk melayani pengguna jalan selama periode mudik Lebaran. Persiapan tersebut meliputi aspek konstruksi, pelayanan operasional, hingga koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terlihat sejak hari pertama pengoperasian jalur tersebut. Pada 13 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.232 kendaraan melintas. Angka ini kemudian meningkat pada 14 Maret 2026 menjadi 3.264 kendaraan.

Rivan menjelaskan bahwa pengoperasian jalur fungsional ini bertujuan membantu mendistribusikan arus kendaraan sekaligus mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Simpang Bawen, yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kemacetan saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Jadwal dan Skema Operasional

Jalur fungsional Tol Yogyakarta–Bawen akan beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pengaturan lalu lintas di jalur ini menggunakan sistem satu arah (one way) yang disesuaikan dengan periode arus mudik dan arus balik.

Pada masa arus mudik 13–22 Maret 2026, jalur dibuka satu arah dari Bawen menuju Ambarawa. Sementara itu, saat arus balik 23–30 Maret 2026, jalur akan difungsikan satu arah dari Ambarawa menuju Bawen.

Penggunaan jalur ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I non-bus dengan batas kecepatan maksimal 40 km per jam demi menjaga keselamatan pengguna jalan. Pengoperasiannya juga dapat bersifat situasional berdasarkan kebijakan kepolisian, terutama ketika terjadi peningkatan volume kendaraan di sekitar Gerbang Tol Bawen.

Membantu Urai Kepadatan Arus Mudik

Keberadaan jalur fungsional ini dinilai memiliki peran strategis dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Exit Tol Bawen. Jalur tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemudik yang menuju daerah seperti Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan wilayah sekitarnya.

Dengan adanya jalur alternatif ini, distribusi kendaraan diharapkan menjadi lebih lancar serta mampu mengurangi antrean panjang di jalur arteri, termasuk di kawasan Terminal Bawen yang menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari arah Semarang, Solo, dan Magelang.

Fasilitas Keselamatan Disiapkan

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, berbagai rambu lalu lintas serta perangkat keselamatan telah dipasang di sepanjang jalur fungsional. Selain itu, sejumlah armada layanan operasional seperti kendaraan patroli juga disiagakan.

Jalur fungsional Ambarawa–Bawen juga terhubung langsung dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa, khususnya ruas Semarang–Solo, sehingga dapat menjadi alternatif perjalanan yang lebih lancar bagi pengendara dari arah Gerbang Tol Bawen menuju wilayah Magelang dan sekitarnya.

Karena tidak memiliki persimpangan maupun lampu lalu lintas, jalur ini diharapkan mampu memangkas waktu perjalanan sekaligus mengurangi hambatan lalu lintas di jalan arteri, termasuk di kawasan Pasar Projo dan Terminal Bawen.

Melalui pengoperasian jalur fungsional ini, Jasa Marga berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan lancar selama periode Lebaran 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *