Harga Daging Hari Ini 18 Juni 2026, Daging Sapi Masih Bertahan di Atas Rp140 Ribu per Kilogram

Harga Daging Hari Ini 18 Juni 2026, Daging Sapi Masih Bertahan di Atas Rp140 Ribu per Kilogram

CIANJUREKSPRES.ID- Harga daging di pasar tradisional dan modern pada Kamis, 18 Juni 2026, terpantau relatif stabil. Daging sapi masih menjadi komoditas dengan harga tertinggi, sementara daging ayam broiler tetap menjadi pilihan masyarakat karena harganya yang lebih terjangkau.

Berdasarkan data harga pangan terbaru, daging sapi segar dijual dengan harga rata-rata Rp140.047 per kilogram. Sementara itu, daging sapi beku berada di kisaran Rp120.679 per kilogram.

Untuk potongan daging sapi lokal, harga has dalam (tenderloin) tercatat sebesar Rp141.730 per kilogram. Kemudian has luar (sirloin) dijual Rp134.511 per kilogram, paha belakang Rp141.544 per kilogram, dan paha depan Rp139.445 per kilogram.

Di sisi lain, harga daging ayam broiler berada di angka Rp41.878 per kilogram. Sedangkan daging ayam kampung masih jauh lebih tinggi dengan harga Rp69.560 per kilogram.

Adapun daging sapi tetelan menjadi jenis daging sapi dengan harga paling rendah, yakni Rp83.321 per kilogram, sehingga masih menjadi pilihan sebagian masyarakat untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Berikut daftar harga daging per 18 Juni 2026:

  • Daging Ayam Broiler: Rp41.878 per kg
  • Daging Ayam Kampung: Rp69.560 per kg
  • Daging Sapi Beku: Rp120.679 per kg
  • Daging Sapi: Rp140.047 per kg
  • Daging Sapi Lokal Has Dalam (Tenderloin): Rp141.730 per kg
  • Daging Sapi Lokal Has Luar (Sirloin): Rp134.511 per kg
  • Daging Sapi Lokal Paha Belakang: Rp141.544 per kg
  • Daging Sapi Lokal Paha Depan: Rp139.445 per kg
  • Daging Sapi Lokal Tetelan: Rp83.321 per kg

Harga daging yang relatif stabil diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang berbagai kegiatan dan kebutuhan rumah tangga. Namun demikian, pergerakan harga masih dapat dipengaruhi oleh pasokan, biaya distribusi, dan kondisi pasar di masing-masing daerah.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga pangan sebagai bahan pertimbangan dalam mengatur pengeluaran kebutuhan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *