CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur terus mendorong optimalisasi program parkir berlangganan sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan parkir.
Kepala Dishub Cianjur, Aris Haryanto, menjelaskan, parkir berlangganan menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya parkir harian, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Parkir berlangganan terus kami optimalkan karena ini salah satu upaya kami untuk merelaksasi kesusahan ekonomi masyarakat. Ekonomi sedang tidak bagus, sehingga masyarakat butuh sistem parkir yang lebih efektif dan ringan,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Senin 1 Desember 2025.
Besaran biaya parkir berlangganan dinilai sangat terjangkau, yaitu Rp100 ribu per tahun untuk kendaraan mobil dan Rp50 ribu per tahun untuk sepeda motor yang berlaku di 19 titik lokasi parkir resmi di Kabupaten Cianjur.
“Dengan nilai itu sangat meringankan masyarakat. Selain itu juga bertujuan mengurangi penarikan tunai untuk menekan potensi kebocoran,” jelasnya.
Aris menambahkan, target capaian parkir berlangganan tahun ini sebagian besar masih berfokus pada sosialisasi. Meski begitu, terdapat peningkatan signifikan dari kalangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Target tahun ini masih pada tahap sosialisasi dulu. Dari OPD sudah ada peningkatan signifikan, mencapai 24 persen. Sementara dari masyarakat masih kecil, padahal seharusnya masyarakat yang paling besar kontribusinya,” katanya.
Dishub Cianjur berencana memperluas sosialisasi agar semakin banyak warga memanfaatkan program tersebut, sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor retribusi parkir.












