Warga Sukaresmi Cianjur Ditemukan Meninggal di Perairan Madura

Anggota TNI AL bersama polisi setempat saat mengevakuasi jenazah RF (30) warga Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur yang ditemukan tewas di perairan Dermaga Madura, tepat di depan Monumen Jalesveva Jayamahe Koarmada II, Kamis Mei 2026 pagi.(Foto: Dok. Desa Pakuon)

CIANJUREKSPRES.ID – Warga Desa Pakuon, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan kabar meninggalnya seorang perempuan berinisial RF (30) yang ditemukan tewas di perairan Dermaga Madura, tepat di depan Monumen Jalesveva Jayamahe Koarmada II, Kamis Mei 2026 pagi.

Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Suramadu. Dugaan tersebut mencuat setelah jasad korban ditemukan di wilayah perairan Madura dan kemudian dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Cianjur.

Kaur Keuangan Desa Pakuon, Hermansyah Kelian, mewakili Kepala Desa Pakuon Abdullah, membenarkan bahwa jenazah korban telah tiba di rumah duka dan dimakamkan pada Kamis sore.

“Jenazah sudah dipulangkan ke kampung halaman dan langsung dimakamkan secara layak oleh pihak keluarga,” ujar Hermansyah kepada wartawan, Senin 18 Mei 2026.

Dia menjelaskan, informasi yang diterima pemerintah desa menyebutkan korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri. Meski demikian, pihak desa tidak melakukan penelusuran lebih lanjut mengenai latar belakang kejadian tersebut.

“Kami hanya menerima informasi dari warga dan keluarga bahwa korban diduga bunuh diri. Untuk penyebab pastinya kami tidak mendalami,” katanya.

Berdasarkan keterangan yang diterima desa, korban diketahui bekerja di Jakarta. Namun terkait persoalan pribadi yang diduga melatarbelakangi insiden tersebut, pihak keluarga memilih tidak banyak memberikan keterangan.

“Keluarga sudah menerima dan mengikhlaskan kejadian ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *