Banjir Rendam 8 Desa di Demak, Ribuan Warga Dievakuasi

CIANJUREKSPRES.ID- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terus mengalami peningkatan. Hingga Sabtu (4/4) pagi, tercatat sebanyak 2.839 jiwa mengungsi di berbagai titik akibat banjir yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi serta meluapnya Sungai Tuntang.

Para pengungsi tersebar di sejumlah lokasi, di antaranya masjid, kantor kecamatan, tanggul, hingga fasilitas umum seperti balai desa dan rumah warga. Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami gangguan kesehatan dan telah mendapatkan penanganan dari petugas medis setempat.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, banjir berdampak pada delapan desa di empat kecamatan, yakni Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. Kerusakan tanggul terjadi di beberapa titik, terutama di Desa Trimulyo dan Sidoharjo, yang menyebabkan genangan air cukup tinggi hingga mencapai 100–150 sentimeter.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah akses jalan, khususnya di Desa Trimulyo, tidak dapat dilalui kendaraan kecil. Selain itu, luapan air juga menggenangi area persawahan serta beberapa wilayah lain meskipun sebagian masih dalam kondisi relatif aman.

Kepala BNPB, Suharyanto, turut memberikan perhatian terhadap bencana ini. Meski sedang berada di luar daerah, ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta mengirimkan personel ke lokasi guna mempercepat penanganan darurat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera terpenuhi dan proses penanganan banjir berjalan optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *