Ayah dan Anak Warga Haurwangi Jadi Korban KM Virgo Transport 8 Tenggelam

Ilustrasi - Dua warga Kampung Haurwangi RT 03/RW 02, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026).(Foto : Pixabay)

CIANJUREKSPRES.ID – Dua warga Kampung Haurwangi RT 03/RW 02, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, menjadi korban dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua korban yakni Yusep Cahyana dan Rizki Apriansyah merupakan ayah dan anak yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8.

Camat Haurwangi Yadi Supriadi mengatakan, dua warga Kecamatan Haurwangi yang merupakan ayah dan anak menjadi korban dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8.

“Yusep Cahyana dan Rizki Apriansyah merupakan ayah dan anak yang bekerja sebagai ABK KM Virgo Transport 8. Keduanya bertugas di bagian kantin kapal,” kata Yadi, Selasa 22 September 2026.

Yadi menuturkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, salah satu korban, yakni Rizki Apriansyah, berhasil selamat setelah sempat terombang-ambing selama sekitar 10 jam di tengah laut.

“Rizki Apriansyah selamat setelah berhasil dievakuasi tim SAR. Informasinya, Rizki ditemukan tim penyelamat setelah berpegangan pada tabung gas selama hampir 10 jam terombang-ambing di tengah laut,” tuturnya.

Sementara itu, Yusep Cahyana hingga kini belum diketahui keberadaannya. Tim SAR masih melakukan pencarian terhadap korban.

“Hingga kini, pihak keluarga masih menunggu nasib Yusep Cahyana yang belum diketemukan keberadaannya,” kata Yadi.

Pihak keluarga, lanjut Yadi, berharap tim SAR dapat segera menemukan keberadaan Yusep Cahyana. Meskipun dalam kondisi terburuk.

Yadi mengatakan, rencananya Rizki Apriansyah akan dibawa pulang dari Banjarmasin ke Cianjur pada Selasa 22 September 2026.

“Jika tidak ada halangan, rencananya Rizki akan diberangkatkan dari Banjarmasin sekitar pukul 18.25 WIB dan akan tiba di Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta pada pukul 19.10 WIB. Kemudian, dilanjutkan perjalanan ke Cianjur,” ujarnya.

Disisi lain, proses pencarian para korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 diperpanjang. Sebanyak 27 penyelam Basarnas Special Group (BSG) dikerahkan untuk menyisir bangkai kapal yang berada di dasar laut dalam kondisi terbalik.

Dalam proses tersebut, tim penyelam menemukan sejumlah korban yang terjebak di dalam bangkai kapal. Para korban kemudian dievakuasi ke KN SAR Kamajaya untuk selanjutnya dibawa menuju Banjarmasin untuk proses identifikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *