BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Barat, Hujan Lebat Diprediksi Terjadi Siang Ini

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Barat, Hujan Lebat Diprediksi Terjadi Siang Ini

CIANJUREKSPRES.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Senin, 8 Desember 2025. Dalam laporan yang dirilis pukul 11.45 WIB, BMKG menyebut adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bisa terjadi mulai siang hari. Cuaca ekstrem ini juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang.

Sejumlah Wilayah Berisiko Diguyur Hujan Lebat

BMKG merinci sejumlah wilayah yang berpeluang mengalami hujan lebat dalam waktu dekat. Daerah-daerah tersebut meliputi:

Kabupaten Sukabumi:
Pelabuhanratu, Cikakak, Bantar Gadung, Cisolok, Cikidang

Kabupaten Garut:
Cibalong

Kabupaten Tasikmalaya:
Cipatujah, Karangnunggal, Cikatomas, Salopa, Karang Jaya

Kabupaten Ciamis:
Cidolog, Pamarican, Banjarsari

Kabupaten Pangandaran:
Parigi, Cigugur, Langkaplancar, Kalipucang, Sidamulih

Potensi Cuaca Ekstrem Meluas

BMKG juga menyampaikan bahwa hujan lebat disertai angin kencang dapat meluas ke wilayah lain di sekitar kawasan tersebut. Daerah yang masuk dalam potensi perluasan cuaca ekstrem antara lain:

Kabupaten Sukabumi:
Simpenan, Lengkong, Jampang Tengah, Warung Kiara, Cikembar, Cibadak, Bojonggenteng, Kalapanunggal, Kabandungan, Gunung Guruh, Purabaya, Nyalindung

Kabupaten Garut:
Singajaya, Cihurip, Peundeuy, Pameungpeuk, Cisompet

Kabupaten Tasikmalaya:
Cikalong, Pancatengah, Cibalong, Parungponteng, Bantarkalong, Bojongsasih, Culamega, Bojonggambir, Sodonghilir, Tanjungjaya, Sukaraja, Jatiwaras, Cineam, Manonjaya, Gunung Tanjung

Kabupaten Ciamis:
Lakbok, Banjarsari, Cimaragas, Purwadadi

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Dengan meningkatnya potensi cuaca ekstrem, BMKG mengimbau warga di wilayah terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan. Hujan lebat yang disertai angin kencang berisiko menimbulkan banjir, longsor, pohon tumbang, serta gangguan jarak pandang.

BMKG juga mengingatkan masyarakat di daerah rawan bencana untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi. Warga dianjurkan menghindari kegiatan di luar ruangan apabila kondisi langit mulai menggelap atau hujan deras terlihat akan turun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *