SAR Gabungan Akhiri Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Cikondang

Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian korban tenggelam di Sungai Cikondang, Desa Giri Mukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. (Foto: Dok. SAR Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian korban tenggelam di Sungai Cikondang, Desa Giri Mukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Kanit SAR Cianjur, Andhika mengatakan, sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) pencarian telah dilakukan selama tujuh hari. Namun pencarian tak membuahkan hasil.

“Memasuki hari ketujuh, SAR gabungan telah melakukan pencarian dari Legok Terong Cisokan sampai dengan Nusa Dua perairan bendungan Waduk Cirata sejauh delapan kilometer,” katanya, Selasa 12 Mei 2026.

Sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku, lanjut dia, upaya proses pencarian dilakukan selama tujuh hari, namun tak membuahkan hasil.

“Karena sudah berjalan selama tujuh hari, dan kesimpulan dari hasil mediasi bahwa keempat perwakilan keluarga korban menyetujui dan ikhlas jika operasi pencarian dan pertolongan dihentikan dan ditutup,” katanya.

Selain itu Andhika mengatakan, pihaknya mengusulkan penghentian pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Namun jika ada tanda-tanda korban diketemukan ops SAR bisa dibuka kembali.

“Dengan ditutupkannya proses pencarian tersebut Tim SAR gabungan dikembalikan ke satuan masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim SAR gabungan diturunkan untuk melakukan upaya pencarian terhadap seorang anak yang tenggelam di aliran Sungai Cikondang tepatnya di Giri Mukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yaitu PSN (10) tenggelam dan hilang saat berenang bersama lima orang teman seusianya pada Minggu 3 Mei 2026 sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *