Meski pertandingan digelar di luar Pulau Jawa, rivalitas kedua kubu suporter tetap memanas. Bentrokan dilaporkan terjadi di beberapa daerah seperti Bogor, Karawang, Bekasi, Purwakarta, hingga Sukabumi.
Di wilayah Bogor, keributan terjadi di Jalan Raya Sholeh Iskandar sekitar pukul 19.00 WIB. Dua kelompok suporter dilaporkan bertemu saat konvoi usai kegiatan nonton bareng pertandingan. Bentrokan pun tak terhindarkan hingga menyebabkan dua orang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu di Karawang, situasi memanas terjadi di kawasan Puri Telukjambe Timur hingga bundaran Galuh Mas. Seorang pemuda bahkan dikabarkan menjadi korban pengeroyokan lantaran mengenakan kaos bertuliskan “Bandung”, meski tidak memakai atribut resmi suporter.
Keributan juga terjadi di kawasan Cibarusah, Bekasi. Aksi saling kejar dan lempar batu antar kelompok suporter sempat membuat arus lalu lintas terganggu dan memicu kepanikan warga sekitar.
Di Purwakarta, bentrokan dilaporkan terjadi di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Nagritengah. Aparat kepolisian bersama TNI langsung turun ke lokasi untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi.
Selain itu, laporan awal menyebutkan adanya gesekan antarsuporter di wilayah Sukabumi tidak lama setelah pertandingan berakhir.
Aparat keamanan di sejumlah daerah kini terus melakukan pengamanan dan mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh rivalitas antarsuporter. Polisi juga meminta seluruh pendukung klub sepak bola untuk menjaga kondusivitas dan tidak melakukan aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.












