Harga Daging Jelang Idul Adha 2026 Naik, Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu per Kilogram

Harga Daging Jelang Idul Adha 2026 Naik, Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu per Kilogram

CIANJUREKSPRES.ID- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, harga sejumlah komoditas daging di pasar mulai mengalami pergerakan. Permintaan masyarakat yang meningkat untuk kebutuhan konsumsi dan persiapan kurban membuat harga daging sapi maupun ayam menjadi perhatian publik.

Berdasarkan data harga pangan terbaru, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp140 ribuan per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam broiler juga masih bertahan di atas Rp40 ribu per kilogram.

Kenaikan harga daging biasanya terjadi menjelang momen besar keagamaan, termasuk Idul Adha, karena meningkatnya aktivitas belanja masyarakat serta kebutuhan hajatan dan konsumsi keluarga.

Daftar Harga Daging Terbaru Jelang Idul Adha 2026

Berikut rincian harga daging terbaru:

  • Daging Ayam Broiler: Rp41.878 per kg
  • Daging Ayam Kampung: Rp69.560 per kg
  • Daging Sapi Beku: Rp120.679 per kg
  • Daging Sapi: Rp140.047 per kg
  • Daging Sapi Lokal Has Dalam (Tenderloin): Rp141.730 per kg
  • Daging Sapi Lokal Has Luar (Sirloin): Rp134.511 per kg
  • Daging Sapi Lokal Paha Belakang: Rp141.544 per kg
  • Daging Sapi Lokal Paha Depan: Rp139.445 per kg
  • Daging Sapi Lokal Tetelan: Rp83.321 per kg

Harga tersebut dapat berbeda di setiap daerah tergantung distribusi, stok pasar, dan permintaan masyarakat.

Permintaan Diprediksi Terus Meningkat

Menjelang Idul Adha, permintaan terhadap daging segar diperkirakan akan terus meningkat. Selain kebutuhan rumah tangga, banyak pelaku usaha kuliner dan pedagang makanan juga mulai meningkatkan stok bahan baku.

Komoditas daging sapi premium seperti tenderloin dan paha belakang masih menjadi pilihan masyarakat untuk kebutuhan olahan makanan spesial saat hari raya.

Sementara itu, daging ayam broiler tetap menjadi alternatif favorit karena harganya lebih terjangkau dibandingkan daging sapi.

Masyarakat Diminta Bijak Berbelanja

Masyarakat diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan memantau perkembangan harga pangan di pasar tradisional maupun modern. Pemerintah juga terus melakukan pemantauan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan stok menjelang Idul Adha 2026.

Dengan meningkatnya aktivitas belanja menjelang hari besar keagamaan, stabilitas distribusi dan pasokan menjadi faktor penting agar harga tetap terkendali.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *