Sopir Asal Purwakarta Meninggal Mendadak Saat Melintas di Sukaluyu

ilustrasi meninggal
Ilustrasi-meninggal dunia. (Foto: Pixabay)

CIANJUREKSPRES.ID – Seorang pengemudi mobil asal Kabupaten Purwakarta meninggal dunia secara tiba-tiba saat dalam perjalanan di wilayah Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Minggu 3 Mei 2026 siang. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Kabupaten, tepatnya di depan Perumahan Puncak Manis, Desa Tanjungsari.

Korban diketahui bernama Zaenal Muttaqin (56), seorang wiraswasta warga Desa Lebakanyar, Kecamatan Pesawahan, Purwakarta. Saat kejadian, korban tengah mengemudikan kendaraan minibus bersama dua rekannya dalam perjalanan menuju Desa Panyusuhan untuk menjenguk guru mereka yang sakit.

Kapolsek Sukaluyu melalui Kanit Reskrim, Iptu Teten Permana, menjelaskan, insiden bermula ketika kendaraan yang dikemudikan korban tiba-tiba berhenti di pinggir jalan. Hal itu terjadi setelah korban mendadak menyandarkan tubuhnya ke kursi kemudi dan tidak memberikan respons.

“Penumpang sempat berusaha membangunkan korban, namun tidak ada reaksi. Karena panik, mereka kemudian turun dan meminta bantuan warga sekitar,” jelasnya kepada wartawan, Senin 4 Mei 2026.

Mobil yang digunakan korban, Suzuki Carry ST 130 Futura berwarna merah metalik bernomor polisi B-1292-KY, berhenti dalam kondisi aman tanpa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Mendapat laporan dari warga, petugas dari Polsek Sukaluyu bersama Tim Inafis Polres Cianjur langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Selain itu, tenaga medis juga dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

“Anggota langsung menuju lokasi bersama tim Inafis untuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RSUD Cianjur menggunakan ambulans guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, kendaraan korban diamankan oleh pihak kepolisian.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan, namun kepastian penyebab kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis resmi.

“Dugaan sementara karena sakit. Kami juga masih menunggu kedatangan pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *