CIANJUREKSPRES.ID- Pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) kembali memperbarui informasi harga bahan bakar minyak (BBM) yang berlaku per April 2026. Berdasarkan data terbaru, harga BBM di berbagai wilayah Indonesia masih relatif stabil, meskipun terdapat perbedaan di beberapa daerah tertentu.
Di wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Utara, hingga Lampung, harga BBM jenis Pertamax dibanderol sekitar Rp12.600 per liter, sementara Pertalite berada di angka Rp10.000 per liter. Untuk jenis Pertamax Turbo, harga berada di kisaran Rp13.350 hingga Rp13.650 per liter, tergantung wilayah.
Sementara itu, di wilayah Free Trade Zone (FTZ) seperti Sabang dan Batam, harga BBM cenderung lebih rendah. Di FTZ Sabang, harga Pertamax tercatat sekitar Rp11.550 per liter, sedangkan di Batam berada di kisaran Rp11.750 per liter. Hal ini disebabkan adanya kebijakan khusus yang berlaku di kawasan perdagangan bebas.
Di Pulau Jawa, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, harga BBM relatif seragam. Pertamax dijual dengan harga Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, dan Pertamax Green 95 berada di angka Rp12.900 per liter. Sementara itu, Pertalite tetap di harga Rp10.000 per liter.
Perbedaan harga BBM di tiap wilayah umumnya dipengaruhi oleh faktor distribusi, biaya logistik, serta kebijakan khusus di daerah tertentu. Meski demikian, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat.
Dengan kondisi harga yang masih stabil ini, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menggunakan bahan bakar serta menyesuaikan jenis BBM dengan kebutuhan kendaraan masing-masing. Selain itu, pemantauan harga secara berkala juga penting untuk mengetahui potensi perubahan di kemudian hari.












