CIANJUREKSPRES.ID- Harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai wilayah Indonesia kembali menjadi perhatian masyarakat pada 2 April 2026. Berdasarkan data terbaru, harga BBM menunjukkan variasi di tiap daerah, terutama untuk jenis Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertalite.
Perbedaan harga ini umumnya dipengaruhi oleh kebijakan distribusi, biaya logistik, serta status wilayah seperti daerah khusus atau Free Trade Zone (FTZ).
Harga BBM di Pulau Sumatera
Untuk wilayah Sumatera, harga BBM relatif stabil dengan rincian sebagai berikut:
- Aceh & Sumatera Utara
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamax: Rp12.600
Pertalite: Rp10.000 - Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau
Pertamax Turbo: Rp13.650 – Rp13.680
Pertamax: Rp12.900
Pertalite: Rp10.000 - Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung
Pertamax Turbo: Rp13.350
Pertamax: Rp12.600
Pertalite: Rp10.000
Sementara itu, wilayah khusus seperti FTZ Sabang dan Batam memiliki harga yang sedikit berbeda, dengan Pertamax di kisaran Rp11.550 hingga Rp11.750.
Harga BBM di Pulau Jawa
Untuk wilayah Jawa, harga BBM cenderung seragam, di antaranya:
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat
Pertamax Turbo: Rp13.100
Pertamax (termasuk Pertamax Green/Pertamax 95): Rp12.900
Pertamax: Rp12.300
Pertalite: Rp10.000
Harga ini menunjukkan kestabilan dibandingkan periode sebelumnya, meskipun tetap ada potensi perubahan mengikuti dinamika pasar global.
Faktor Penentu Harga BBM
Harga BBM di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, seperti:
- Harga minyak mentah dunia
- Nilai tukar rupiah
- Biaya distribusi dan logistik
- Kebijakan pemerintah
Penutup
Dengan adanya pembaruan harga BBM ini, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan pengeluaran, khususnya bagi pengguna kendaraan bermotor. Pantau terus informasi resmi untuk mengetahui perkembangan harga BBM terbaru di wilayah masing-masing.












