CIANJUEKSPRES.ID- Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali menjadi perhatian publik menjelang akhir tahun. Pertamina merilis pembaruan harga untuk produk unggulannya, termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertalite di berbagai wilayah Indonesia. Perubahan harga ini berlaku per 4 Desember 2025, dengan besaran berbeda di tiap provinsi mengikuti kebijakan penyesuaian ekonomi dan distribusi.
Berdasarkan data resmi yang ditampilkan dalam situs Pertamina, harga Pertamax di sebagian besar wilayah Indonesia berada di kisaran Rp12.750 – Rp13.350 per liter, dengan beberapa area memiliki harga sedikit lebih tinggi atau lebih rendah bergantung pada kebijakan daerah dan biaya logistik.
Artikel berikut merangkum harga Pertamax dan jenis BBM nonsubsidi lainnya di seluruh provinsi sesuai tabel terbaru.
Harga Pertamax per 4 Desember 2025 di Seluruh Indonesia
Berikut rangkuman harga Pertamax menurut wilayah:
-
Aceh – Rp12.500
-
Sumatera Utara – Rp12.500
-
Sumatera Barat – Rp12.800
-
Riau – Rp13.350
-
Kepulauan Riau – Rp13.350
-
FTZ Batam – Rp12.250
-
Jambi – Rp13.050
-
Bengkulu – Rp13.050
-
Sumatera Selatan – Rp13.050
-
Bangka Belitung – Rp13.050
-
Lampung – Rp13.050
Untuk wilayah Jawa dan sekitarnya, harga Pertamax cenderung seragam:
-
DKI Jakarta – Rp12.750
-
Banten – Rp12.750
-
Jawa Barat – Rp12.750
-
Jawa Tengah – Rp12.750
-
DI Yogyakarta – Rp12.750
-
Jawa Timur – Rp12.750
Harga yang stabil di Pulau Jawa mencerminkan efisiensi distribusi serta volume konsumsi yang tinggi.
Harga BBM Lainnya: Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertalite
Selain Pertamax, masyarakat juga memantau harga produk lain:
Pertamax Turbo
Harga Pertamax Turbo bervariasi antara Rp13.400 – Rp13.750 di sebagian besar wilayah.
Contohnya:
-
Aceh: Rp13.400
-
Sumatera Utara: Rp13.400
-
Sumatera Barat: Rp13.700
-
Jawa (DKI, Jabar, Jateng): Rp13.750
Pertamax Green 95
Beberapa wilayah memiliki harga Rp13.500, seperti:
-
DKI Jakarta
-
Banten
-
Jawa Barat
-
Jawa Tengah
-
DI Yogyakarta
-
Jawa Timur
Pertalite
Harga Pertalite masih berada di level Rp10.000 per liter di seluruh provinsi yang tertera.
Dampak Penyesuaian Harga BBM Terhadap Masyarakat
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi biasanya dipengaruhi harga minyak mentah global, nilai tukar rupiah, serta kebijakan energi nasional. Walaupun harga Pertamax hari ini relatif stabil dibanding bulan sebelumnya, pengguna kendaraan pribadi tetap perlu memperhitungkan efisiensi konsumsi BBM, terutama di masa mobilitas tinggi menjelang akhir tahun.
Pemerintah dan Pertamina terus mengimbau masyarakat untuk memilih BBM yang sesuai kebutuhan mesin demi menjaga performa kendaraan sekaligus efisiensi jangka panjang.
Harga Pertamax per 4 Desember 2025 menunjukkan tren stabil di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Meski demikian, perbedaan antarprovinsi masih terjadi karena faktor biaya distribusi dan regulasi lokal. Masyarakat dapat memantau pembaruan harga melalui situs resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan informasi terbaru.












