PJU Jalan Pramuka Lima Tahun Padam, Dishub Cianjur: Akan Diganti Lampu LED

Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto.(Cianjur Ekspres/Fauzi Noviandi)

CIANJUREKSPRES.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mengakui Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pramuka sudah tak berfungsi selama lima tahun.

Akibat minimnya penerangan di ruas menuju Jalur alternatif Jonggol tersebut selama arus mudik Lebaran 2026 sering terjadi kecelakaan lalu lintas di titik tersebut.

Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, membenarkan PJU di ruas Jalan Pramuka tidak berfungsi mulai dari persimpangan Tugu Pramuka hingga persimpangan Jalan Aria Wiratanudatar.

“Kemarin kita sempat melakukan perbaikan, dan ada beberapa kabel yang rusak serta lampu yang harus diganti. Namun masih ada tujuh lagi yang mesti diperbaiki,” katanya, Rabu 25 Maret 2026.

Kerusakan pada PJU di titik tersebut lanjut dia, disebabkan oleh faktor usia, dan rata-rata masa kekuatan PJU di Cianjur selama lima tahun.

“Ketahanan lampu PJU di kita itu lima tahun, termasuk di ruas Jalan Pramuka itu sudah lima tahun belum diganti. Dalam waktu dekat ini kita akan ganti semuanya menjadi lampu LED,” katanya.

Aris mengatakan, dalam perawatan PJU diwilayah Cianjur akan disesuaikan dengan kewenangannya. Namun pihaknya selalu memprioritaskan apabila PJU tersebut masuk dalam kewenangan Pemkab Cianjur.

“Jika masuk dalam kewenangan pemerintah pusat dan provinsi kita terus menjalin komunikasi dan koordinasi,” katanya.

Sementara itu, seorang mahasiswa yang hendak mudik mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Pramuka tapatnya di Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur setelah melindas jalan berlubang.

Akibatnya, korban mengalami luka ringan dan motor yang dikendarainya rusak parah, pada Jumat 20 Maret 2026 lalu.

Korban Yusuf Rizki (21) mengatakan, dirinya mengalami mengalami kecelakaan saat melanju dari arah Bandung menju Bekasi melalui Jalur alternatif Jonggol.

“Tadi saya sempat melindas lubang besar dan dalam juga, ditambah kondisi jalan gelap gak ada lampu penerangan sama sekali,” katanya pada Cianjur Ekspres.

Motor yang dikemudikan mahasiswa Univesitas Padjajaran (Unpad) itu pun hilang kendali dan jatuh, serta mengakibatkan korban mengalami luka dibeberapa bagian tubuhnya.

“Tadi sempet ditolong warga, lalu dibawa ke Posko relawan PMI. Saya tadi dari Bandung mau mudik ke Bekasi. Tapi motor saya rusak dan gak bisa kendarai lagi,” katanya.

Yusuf mengatakan, dirinya terpaksa harus menunda perjalanan mudiknya menuju Bekasi dan menuggu dijemput keluarga.

Warga setempat Ahmad Arifin (37) mengatakan dilokasi tersebut hampir setiap hari terjadi kecelakaan, karena kondisi jalan berlubang dan bergelombang.

“Tak hanya kondisi jalan berlubang, disepanjang Jalan Pramuka minim dengan lampu penerangan. Kami harap pihak terkait segera memperbaikinya, supaya tak lagi kecelakaan akibat jalan rusak,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *