Kebun Raya Cibodas Gelar Program “Poelang Kampoeng” yang Hadirkan Nuansa Kampung Halaman di Tengah Kebun Raya

CIANJUREKSPRES.ID – Lebaran identik dengan tradisi pulang kampung, sebuah perjalanan yang bukan sekadar menempuh jarak, tetapi juga kembali ke pelukan keluarga, tradisi, dan kebersamaan yang selalu dinanti setiap tahun.

 

Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan untuk merasakan momen tersebut. Sebagian harus melewati Lebaran tanpa mudik, tanpa suasana kampung halaman, serta tanpa kebersamaan yang biasanya menyertai.
Kerinduan terhadap suasana khas Lebaran itu tetap terasa.

 

Menjawab kebutuhan akan ruang perayaan tersebut, Kebun Raya Cibodas (KRC) menghadirkan program “Poelang Kampeong” sebagai alternatif untuk merasakan hangatnya suasana kampung halaman. Program ini dikemas melalui berbagai aktivitas berbasis tradisi, hiburan keluarga, kuliner UMKM, hingga pengalaman visual yang menarik.

 

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar pengunjung dapat berkumpul, merayakan tradisi, dan menikmati momen Lebaran bersama orang terdekat tanpa harus bepergian jauh.
Branch Manager Kebun Raya Cibodas, Dede Dani Rudiansyah, menyampaikan bahwa program ini berangkat dari kerinduan masyarakat terhadap kampung halaman yang tidak bisa mereka kunjungi tahun ini. Menurutnya, Kebun Raya hadir sebagai ruang perayaan yang mampu menghadirkan kembali suasana tersebut.

 

“Melalui tradisi, kebersamaan, dan aktivitas khas Lebaran, kami ingin menghadirkan pengalaman pulang kampung yang hangat, inklusif, dan relevan bagi para pengunjung,” ujar Dede.

 

Ia menambahkan, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kunjungan pasca Lebaran sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung. Tidak hanya menghadirkan keramaian, tetapi juga menciptakan suasana Lebaran yang berkesan dan ingin dikenang.

 

Kegiatan ini berlangsung mulai 21 hingga 29 Maret 2026 di area Kolam Besar, Kebun Raya Cibodas, dalam rangka menyambut libur Lebaran. Program “Poelang Kampeong” dibagi ke dalam empat zona utama, yaitu Kampung Rasa, Kampung Budaya, Kampung Kumpul, dan Kampung Bermain.

 

Kampung Rasa menghadirkan beragam kuliner dari UMKM lokal yang dapat dinikmati bersama di area makan santai. Berbagai makanan khas daerah turut meramaikan, seperti pempek Palembang, gado-gado Jakarta, roti unyil Cianjur, siomay dan batagor Bandung, hingga es teler Jakarta.

 

Kampung Budaya menampilkan kekayaan tradisi melalui pertunjukan tari dan musik daerah yang dikemas ringan dan ditampilkan secara berulang. Sajian ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga bagian dari suasana yang dapat dinikmati pengunjung sambil beraktivitas. Beberapa pertunjukan yang ditampilkan antara lain tari nusantara modern, tari Dayak dari Kalimantan, tari Merak khas Jawa Barat, serta perpaduan tari Bali modern.

 

Sementara itu, Kampung Kumpul menjadi ruang santai untuk piknik dan berkumpul bersama keluarga maupun kerabat. Area ini dilengkapi dengan tikar piknik yang dapat digunakan untuk duduk, berbincang, dan menikmati waktu bersama dengan suasana yang nyaman.

 

“Tanpa aktivitas yang mengikat, pengunjung bebas menikmati suasana, berbagi cerita, dan menghabiskan waktu bersama secara sederhana namun bermakna,” tambah Dede.

 

Tak hanya itu, Kampung Bermain juga dihadirkan untuk mengobati kerinduan akan permainan masa kecil. Berbagai permainan tradisional dan wahana keluarga dapat dinikmati bersama, seperti trampoline, istana balon, kuda tunggang, dan bendi. Area ini menjadi ruang bermain yang menghadirkan nostalgia sekaligus kebersamaan selama momen Lebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *