CIANJUREKSPRES.ID – Sejumlah warga di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur panik dan berhampuran keluar rumah setelah merasakan guncang gempa bumi.
Berdasarkan data informasi yang dihimpun dari Badan Meteorologi Klimatologi Geofisikan (BMKG) gempa bumi tersebut terjadi pukul 00.36 WIB, Minggu 15 Maret 2026.
Gempa bumi yang sempat membuat puluhan warga di Desa Nagrak berhamburan keluar rumah itu berkekuatan 4,3 magnitudo dan terletak di 6.97 LS – 106.98 BT.
Atau berada di 8 kilometer arah Tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 10 kilomter.
Yoki Ari Rahmawan (34) warga Prima Nagrak Nusantara, Desa Nagrak mengaku dirinya panik saat merasakan guncangan gempa bumi yang sangat kuat tersebut.
“Guncangannya sangat kuat, hampir sama dengan gempa Cugenang 2022 lalu. Tapi masih bersyukur rumah tidak kursakan. Semoga saja tak ada gempa susulan,” katanya.
Di sisi lain, warga Perumahan Kalibunder, Desa Malaber, Kecamatan Karangtengah, Lina Nuraini pun merasakan hal sama.
Getaran akibat gempa yang berpusat di Sukabumi itu membuat keluarganya panik.
“Baru mau tidur, tiba-tiba terjadi gempa cukup keras,” katanya.
Sementara itu, Sekertaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat mengatakan, pihaknya belum menerima laporan kerusakan akibat gempa magnitudo 4.3 tersebut.
“Laporan belum ada, tapi kami terus memantau perkembagan melalui pihak terkait, termasuk para relawan mulai dari tingkat kecamatan hingga desa,” katanya.












