CIANJUREKSPRES.ID- PERSIB Bandung akan menjamu Malut United pada laga pekan ke-20 Super League 2025/26 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 6 Februari 2026. Pertandingan dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB. Bobotoh diimbau untuk menukarkan tiket terlebih dahulu sebelum menuju area stadion.
Sebagai syarat akses masuk ke stadion, seluruh penonton wajib menukarkan tiket elektronik dengan gelang penanda. Penukaran tiket dapat dilakukan di dua lokasi yang telah ditentukan, yakni Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung (Summaba) dan Detasemen Jasa Angkutan (Den Jas Ang).
Penukaran tiket di Sawarga Courtyard Summarecon Mall Bandung, yang berlokasi di Jalan Grand Bulevar No. 1, Cisaranten Kidul, Gedebage, Kota Bandung, diperuntukkan bagi penonton tribun VIP Bawah, VIP Barat Utara (VBU), VIP Barat Selatan (VBS), serta VBU Lounge. Layanan penukaran di lokasi ini dibuka mulai pukul 10.00 hingga 18.00 WIB.
Sementara itu, penukaran tiket bagi penonton tribun Timur, Utara, dan Selatan dilayani di Den Jas Ang yang beralamat di Jalan Ibrahim Adjie No. 433, Kota Bandung. Penukaran tiket di lokasi tersebut dibuka sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.
PERSIB juga menyampaikan sejumlah ketentuan yang wajib diperhatikan Bobotoh dalam proses penukaran e-ticket. Penonton diminta datang ke lokasi penukaran sesuai dengan yang tertera pada e-ticket, yang sebelumnya telah dipilih saat pembelian tiket melalui PERSIB Apps. Penukaran tiket harus dilakukan secara langsung oleh pemilik e-ticket dengan menunjukkan KTP asli dan tidak dapat diwakilkan kepada pihak lain.
Selain itu, Bobotoh diimbau menjaga kerahasiaan barcode pada gelang penanda karena berisi data pribadi pemilik tiket. Gelang penanda wajib segera dikenakan di pergelangan tangan kiri setelah diterima. Penundaan penggunaan gelang dapat dianggap sebagai pelanggaran dan berpotensi membuat tiket dinyatakan hangus.
PERSIB juga mengingatkan Bobotoh untuk waspada terhadap peredaran tiket palsu. Klub menegaskan bahwa tiket pertandingan kandang PERSIB hanya dijual melalui PERSIB Apps. Masyarakat diminta menghindari pembelian tiket melalui media sosial maupun transaksi dengan sistem pembayaran ke rekening pribadi.












