Pemprov Jabar Evaluasi Menyeluruh Pemanfaatan Aset

Gedung Sate
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat segera membentuk tim untuk mengevaluasi pemanfaatan aset milik Pemda Provinsi Jawa Barat.(jabarprov.go.id)

CIANJUREKSPRES.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat segera membentuk tim untuk mengevaluasi pemanfaatan aset milik Pemda Provinsi Jawa Barat. Tujuannya, agar dapat memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah pada 2026.

Kepala Badan Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (BPKAD) Jawa Barat, Norman Nugraha, mengungkapkan, seluruh aset Pemda Provinsi Jawa Barat, baik yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga maupun yang disewakan, akan dievaluasi.

Evaluasi dilakukan terhadap berbagai aspek, termasuk nilai sewa dan peruntukan aset.

Menurut Norman, evaluasi pemanfaatan aset dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Jawa Barat, namun angka pastinya masih menunggu hasil evaluasi.

“Intinya untuk optimalisasi pendapatan kami juga,” kata Norman, Selasa (20/1).

Dia menyebutkan, sedikitnya ada empat aset milik Pemda Provinsi Jawa Barat dengan lahan tergolong luas yang saat ini disewakan. Contohnya, lahan di Gasibu Jalan Diponegoro yang telah berdiri Hotel Pullman dan Ibis, lapangan golf dan Hotel Bandung Giri Gahana di Sumedang, lapangan golf Arcamanik, serta Pondok Seni Pangandaran.

Kemudian, tidak menutup kemungkinan aset-aset lahan yang belum dimanfaatkan dapat disewakan untuk pembangunan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan Pemda Provinsi Jabar dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).(jabarprov.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *