Masuk Puncak Musim Hujan, Bupati Cianjur Minta OPD Percepat Mitigasi Bencana

Ilustrasi-musim hujan. (Foto: Pixabay)

CIANJUREKSPRES.ID – Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan langkah cepat mitigasi bencana alam.

Langkah itu dilakukan, karena wilayah Kabupaten Cianjur memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan hingga Februari 2026.

Wahyu mengatakan, bahwa berdasarkan prediksi, curah hujan tinggi akan mengguyur wilayah Cianjur selama Januari hingga pertengahan Februari. Kondisi ini menuntut kesigapan penuh dari pemerintah daerah.

“Saya sudah memerintahkan seluruh jajaran, termasuk para camat dan kepala OPD untuk melakukan tindakan pencegahan. Salah satu fokus utamanya adalah normalisasi dan pembersihan seluruh saluran air agar tidak terjadi bencana besar,” katanya, Rabu 21 Januari 2026.

Selain itu, lanjut dia, meminta masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan sebagai bentuk pertahanan mandiri terhadap bencana.

“Buanglah sampah pada tempatnya. Dengan kita menjaga lingkungan dan alam, maka alam pun akan merespons dengan menjaga kita,” ujar Bupati.

Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat mengatakan, pihaknya telah melakukan pemetaan terkait dengan karakteristik ancaman bencana alam di dua wilayah.

“Kedua wilayah itu pertama, Cianjur utara dengan potensi pohon tumbang, dan angin kencang. Sedangkan wilayah kedua Cianjur selatan, yaitu tanah longsor, pergerakan tanah dan banjir,” katanya.

Asep menjelaskan, kecamatan di Cianjur selatan yang masuk dalam zona merah bencana alam tersebut seperti Kecamatan Campaka, Pagelaran, Kadupandak, Sindangbarang dan Agrabinta.

Ia menekankan bahwa kewaspadaan di wilayah selatan harus ditingkatkan dua kali lipat, mengingat kontur wilayah yang rentan. Personel dan relawan disiagakan

“Meskipun personel telah disiagakan, penanganan teknis tidak akan cukup tanpa adanya kesadaran kolektif dari masyarakat untuk tetap waspada selama periode cuaca ekstrem ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *