Embarkasi Yogyakarta dan Banten Operasional Mulai Musim Haji 2026

Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho.(kemenhaj)

CIANJUREKSPRES.ID – Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Teguh Dwi Nugroho, memastikan bahwa Yogyakarta resmi menjadi embarkasi mandiri mulai musim haji tahun 1447 H/2026 M.

Hal ini disampaikan seusai menjadi narasumber kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede, Minggu 18 Januari 2026.

Teguh menegaskan bahwa persiapan infrastruktur dan koordinasi dengan pemangku kepentingan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah mencapai tahap final.

Langkah ini diambil untuk memberikan kemudahan bagi jemaah asal DIY agar tidak lagi tergantung pada Embarkasi Solo (Donohudan).

Salah satu poin krusial yang disampaikannya terkait Embarkasi yang dikode YIA ini adalah penerapan konsep “Embarkasi Non-Gedung Asrama”.

Mengingat pembangunan asrama haji permanen di Kulon Progo masih dalam proses, pemerintah memutuskan untuk menggunakan fasilitas hotel sebagai pengganti.

“Kami pastikan Embarkasi Yogyakarta siap melayani jemaah mulai April mendatang. Karena belum ada gedung asrama fisik yang siap, kami akan menggunakan skema hotel sebagai asrama transit di sekitar Bandara Internasional Yogyakarta (YIA),” ujar Teguh.

Keputusan ini tentu didukung oleh kesiapan infrastruktur Bandara YIA yang mampu melayani pesawat berbadan lebar (wide body) untuk penerbangan langsung ke Jeddah maupun Madinah.

Menurut Teguh, penggunaan YIA sebagai titik keberangkatan akan memangkas waktu tempuh perjalanan darat jemaah DIY yang selama ini harus menempuh 3–4 jam menuju Solo.

“Efisiensi ini sangat penting untuk menjaga kondisi fisik jemaah, terutama lansia, sebelum menempuh penerbangan panjang,” tambahnya.

Berdasarkan linimasa Kemenhaj, pemberangkatan perdana dari Embarkasi Yogyakarta dijadwalkan mengikuti jadwal nasional.

Jemaah akan masuk Asrama (Hotel Transit) pada 21 April 2026, dan keberangkatan Kloter Pertama pada 22 April 2026.

Selain Yogyakarta, Kemenhaj juga tengah mematangkan kesiapan Embarkasi Banten yang direncanakan beroperasi secara bersamaan pada musim haji tahun ini.

Di Banten, Kemenhaj telah menambahkan Asrama Haji Cipondoh Tangerang, Grand El Haji.
Teguh berharap dengan adanya embarkasi baru ini, pelayanan haji menjadi lebih dekat, cepat, dan nyaman bagi masyarakat di daerah.

Dia juga meminta para petugas PPIH yang sedang menjalani diklat untuk bersiap menghadapi skema baru ini dengan profesionalisme tinggi.

Pada tahun ini, Kemenhaj mengoperasikan sebanyak 14 embarkasi di seluruh Indonesia. Embarkasi haji menjadi titik awal krusial perjalanan jemaah menuju Tanah Suci. Di lokasi ini, jemaah menjalani proses akhir sebelum terbang ke Arab Saudi, mulai dari pemeriksaan dokumen, kesehatan, hingga pembekalan manasik.(disway.id)

 

Editor: Herry Febriyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *