CIANJUREKSPRES.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur menargetkan kenaikan penghimpunan dana pada tahun 2026, khususnya untuk kategori non zakat fitrah. Kenaikan tersebut mengacu pada arahan BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi.
Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, mengatakan, seluruh BAZNAS kabupaten/kota diwajibkan menaikkan target penghimpunan sebesar 15 persen pada tahun 2026.
“Berkaitan dengan rencana penghimpunan tahun 2026, berdasarkan arahan dari BAZNAS RI dan provinsi, semua kabupaten diwajibkan ada kenaikan 15 persen dari penghimpunan sebelumnya,” ujarnya kepada Cianjur Ekspres, Senin 12 Januari 2026.
Dia menjelaskan, pada tahun 2025 BAZNAS RI memisahkan data penghimpunan antara zakat fitrah dan non zakat fitrah. Dari hasil tersebut, penghimpunan zakat fitrah mencapai Rp16,2 miliar, sedangkan penghimpunan non zakat fitrah sebesar Rp14,3 miliar.
“Dengan ketentuan kenaikan hampir 15 persen itu, maka target penghimpunan non zakat fitrah di 2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp18 miliar,” jelasnya.
H. Tata menambahkan, secara keseluruhan capaian penghimpunan BAZNAS Cianjur pada tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar 5,3 persen secara bruto. Berdasarkan hasil analisa tim Satuan Audit Internal, total penghimpunan zakat fitrah dan non zakat fitrah pada 2025 mencapai Rp32,6 miliar.
Untuk mencapai target 2026, BAZNAS Cianjur akan mengoptimalkan berbagai langkah strategis, salah satunya dengan memaksimalkan penghimpunan dari Aparatur Sipil Negara (ASN).
“InsyaAllah kita akan mengoptimalkan penghimpunan dari ASN. Saat ini yang sedang kami garap adalah ASN di puskesmas, karena sampai sekarang belum terealisasi atau belum terserap maksimal,” katanya.
Selain itu, BAZNAS Cianjur juga akan mengoptimalkan penghimpunan dari ASN di lingkungan Kementerian Agama serta zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari perusahaan-perusahaan.
“Nantinya kami akan bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di kecamatan-kecamatan untuk mendukung optimalisasi ZIS dari perusahaan,” tambahnya.
H. Tata menegaskan pihaknya optimistis target penghimpunan tahun 2026 dapat tercapai dengan doa, kebersamaan, dan sinergi seluruh pihak terkait.
“Di 2026 kami optimis, dengan doa dan kebersamaan, serta upaya-upaya lain yang akan terus kami lakukan,” pungkasnya.












