CIANJUREKSPRES.ID- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih tidak diperbolehkan melintas di jalan tol selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) serta hasil koordinasi antara berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Agus menjelaskan, berdasarkan hasil analisis dan evaluasi yang dilakukan sejak sore hingga malam hari, arus mudik Nataru secara umum berjalan lancar. Data menunjukkan sekitar 201 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta menuju Sumatera dan Trans Jawa melalui ruas tol, atau setara dengan 49 persen dari total proyeksi arus keluar.
“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi bersama, sesuai arahan Menteri Perhubungan dan kesepakatan dalam SKB, kendaraan sumbu tiga dilarang melintas di jalan tol. Sementara untuk jalur arteri, pengaturannya berlaku mulai pukul 17.00 hingga pagi hari,” kata Agus.
Ia juga mengingatkan para pelaku usaha angkutan barang serta pengemudi kendaraan sumbu tiga agar mematuhi aturan tersebut. Korlantas Polri menegaskan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan selama masa pengamanan Nataru.
“Tindakan tegas, termasuk penilangan, akan dilakukan. Prioritas kami adalah keselamatan, aspek kemanusiaan, serta kelancaran perjalanan masyarakat yang merayakan Natal, Tahun Baru, dan liburan,” ujarnya.
Selain kelancaran arus lalu lintas, evaluasi Operasi Nataru juga menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keselamatan. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan cukup besar.
“Angka fatalitas kecelakaan lalu lintas menurun hingga 23,23 persen,” ungkap Agus.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi kepolisian untuk terus mengoptimalkan pelayanan hingga berakhirnya Operasi Nataru. Korlantas Polri pun telah menyiapkan sejumlah langkah strategis guna mengamankan arus balik, baik di jalan tol, jalur arteri, penyeberangan, maupun kawasan wisata.
“Seluruh strategi pengamanan arus balik telah dipersiapkan agar perjalanan masyarakat tetap aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.












