Cianjur Bidik Empat Emas di Ekshibisi Padel Porprov XV Jabar 2026

Ketua Umum Perkumpulan Padel Indonesia Kabupaten Cianjur, AKBP (Purn) Rachmat Hamdan.(Foto : Istimewa)

CIANJUREKSPRES.ID – Meski tergolong olahraga baru, Perkumpulan Padel Indonesia Kabupaten Cianjur langsung memasang target ambisius pada ekshibisi cabang olahraga Padel Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Sebanyak delapan pasang atlet disiapkan untuk bersaing sekaligus memburu empat medali emas di Kota Depok.

Ekshibisi Padel tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15-19 November 2026. Cianjur menjadi salah satu dari 14 kabupaten/kota yang ambil bagian setelah memiliki kepengurusan cabang olahraga Padel di daerah masing-masing.

Ketua Umum Perkumpulan Padel Indonesia Kabupaten Cianjur, AKBP (Purn) Rachmat Hamdan, mengatakan, keikutsertaan Cianjur bukan sekadar untuk meramaikan pertandingan. Momentum tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan Padel kepada masyarakat sekaligus menunjukkan potensi atlet lokal di cabang olahraga yang tengah berkembang tersebut.

“Delapan pasang atlet yang diberangkatkan terbagi dalam dua kategori, yakni terbuka dan kelompok usia di bawah 18 tahun. Masing-masing kategori diisi dua pasangan putra dan dua pasangan putri,” ujarnya kepada wartawan.

Dengan komposisi tersebut, Cianjur berpeluang bersaing dalam empat nomor pertandingan yang menyediakan masing-masing satu medali emas. Rachmat pun berharap seluruh nomor yang diikuti mampu menghasilkan prestasi terbaik bagi Kabupaten Cianjur.

“Target kita harus mendapatkan emas, putra maupun putri,” katanya.

Namun, di balik target prestasi tersebut, Rachmat mengakui pembinaan atlet Padel di Cianjur masih membutuhkan penguatan. Pasalnya, delapan pasangan yang saat ini diberangkatkan merupakan atlet hasil seleksi turnamen, bukan hasil pembinaan yang dilakukan secara berjenjang.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan PI Cianjur agar ke depan mampu menciptakan regenerasi atlet. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas sosialisasi olahraga Padel ke lingkungan pendidikan, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.

Menurut Rachmat, pengenalan sejak usia dini menjadi penting untuk menjaring bibit atlet potensial. Dengan begitu, Cianjur tidak hanya bergantung pada atlet yang muncul melalui seleksi turnamen, tetapi memiliki sistem pembinaan berkelanjutan.

“Kami akan datang ke sekolah-sekolah untuk menyosialisasikan olahraga ini supaya mereka juga bisa menjadi atlet Padel ke depan,” katanya.

Dia berharap keikutsertaan dalam ekshibisi Porprov XV Jabar 2026 menjadi titik awal perkembangan Padel di Kabupaten Cianjur. Selain mengejar prestasi pada pertandingan mendatang, ajang tersebut diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama daerah di kompetisi tingkat lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *