CIANJUREKSPRES.ID – Warga Kampung Banyusari, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di pinggir kolam bekas wisata pemandian air panas, Rabu 14 Oktober 2026 pagi. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tujuh hari sebelum ditemukan.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan Dodi Bolung ketika mencari kayu bakar di sekitar aliran Sungai Cibuni sekitar pukul 07.00 WIB. Saat ditemukan, perempuan itu dalam posisi terlentang di tepi kolam dengan kondisi tidak mengenakan pakaian dan hanya menggunakan sarung.
Kapolsek Tanggeung, AKP Dadang Rustandi melalui Kanit Reskrim Aipda Budi A. Topik membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama unsur terkait mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengevakuasi jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban. Sementara itu, perkiraan waktu kematian menunjukkan bahwa korban telah meninggal sekitar satu pekan sebelum ditemukan warga.
“Tidak ditemukan luka-luka pada pemeriksaan luar. Autopsi tidak dilakukan,” katanya kepada wartawan.
Dari ciri-ciri fisik, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 55 tahun. Tinggi badannya sekitar 150 sentimeter, berkulit sawo matang, serta memiliki rambut hitam panjang. Hingga pemeriksaan awal dilakukan, identitas perempuan tersebut belum diketahui.
“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan warga sekitar, korban diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ),” ujarnya.
Perempuan tersebut disebut kerap terlihat berjalan mondar-mandir di sekitar lokasi penemuan. Meski demikian, identitas maupun latar belakang korban belum dapat dipastikan.
Setelah pemeriksaan awal selesai, jenazah kemudian dievakuasi dan dimakamkan di tempat pemakaman umum. Proses penanganan melibatkan Polsek Tanggeung, Forkopimcam Tanggeung, Satuan Polisi Pamong Praja, Pemerintah Desa Margaluyu, serta petugas Puskesmas Tanggeung.












