CIANJUREKSPRES.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD menambah alokasi anggaran untuk tiga rumah sakit milik pemerintah daerah. Langkah ini diambil guna memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu di wilayah Cianjur.
Besaran penambahan anggaran tersebut dialokasikan untuk RSUD Sayang Cianjur sebesar Rp2 miliar, RSUD Cimacan sebesar Rp1,5 miliar, dan RSUD Pagelaran sebesar Rp1 miliar.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur pun memastikan alokasi anggaran perubahan senilai Rp2 miliar akan difokuskan penuh untuk pengadaan obat-obatan. Kebijakan ini diambil demi menjaga ketersediaan pasokan obat yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
“Kemarin kita sudah koordinasi dengan bagian perencanaan terkait anggaran perubahan untuk RSUD Sayang. Anggaran ini diperuntukkan penuh untuk obat karena menjadi prioritas utama saat ini. Tidak ada alokasi untuk alat medis, memang difokuskan untuk obat,” ujar Humas RSUD Sayang, Raya Sandi, Kamis 8 Oktober 2026.
Raya menjelaskan, hal ini didasari oleh melonjaknya tingkat kebutuhan obat di masyarakat. Manajemen RSUD Sayang menilai kecukupan stok obat harus diprioritaskan agar pelayanan medis kepada pasien dapat berjalan optimal tanpa hambatan ketersediaan obat.












