BPBD Cianjur Catat 11 Rumah Warga Retak Akibat Gempa M 4,3

BPBD Cianjur Catat 11 Rumah Warga Retak Akibat Gempa M 4,3
RETAKAN DINDING: Tampak rumah warga di Kampung Pasir Sereh, Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur yang mengalami retakan dinding akibat terdampak gempa bumi M4,3.(Dok.BPBD Cianjur)

CIANJUREKSPRES.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat 11 rumah warga mengalami rusak ringan akibat gempa bumi dengan magnitudo 4.3 yang terjadi pada Selasa 1 September 2026 sore sekitar Pukul 17.53 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, mengatakan, titik episentrum gempa berada diantara Desa Cipetir dan Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber dengan kedalaman 5 kilometer.

“Saat ini laporan yang sudah masuk ke kami untuk di episentrum atau pusat gempanya tidak ada kerusakan infrastruktur. Justru laporan yang masuk di Pukul 14.30 WIB hari ini datang dari Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur,” katanya kepada Cianjur Ekspres, Rabu 2 September 2026.

Samudra mengungkapkan, terdapat 11 rumah warga tersebar di sejumlah kampung di Desa Babakankaret yang terdampak, dan rata-rata mengalami retakan pada dinding sehingga masuk dalam kategori rusak ringan.

Diantaranya, Kampung Pasir Sereh 2 rumah, Kampung Sukawargi 1 rumah, Kampung Serpong 3 rumah, Kampung Bojong Raong 1 rumah, Kampung Salahuni 1 rumah, dan Kampung Tangkil 3 rumah.

“Jadi jumlah total keseluruhan ada 11 rumah yang terdampak akibat gempa kemarin (Selasa) dengan kondisi ada retakan di dinding (rusak ringan),” kata Samudra.

Samudra mengatakan, BPBD mengimbau masyarakat agar tidak panik saat terjadi gempa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *