CIANJUREKSPRES.ID – Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Kabupaten Cianjur mulai mengenalkan olahraga skateboard dan sepatu roda kepada pelajar melalui program PORSESOSI Kabupaten Cianjur Goes to Skul.
Salah satunya kegiatan yang dilaksanakan di SDN Ibu Dewi 1 Cianjur. Para siswa dan siswi, kepala sekolah, guru serta orang tua antusias dengan kehadiran para atlet Porserosi.
Para atlet yang hadir menampilkan sejumlah trik dan atraksi menarik menggunakan skateboard dan sepatu roda. Aksi tersebut tak hanya menjadi hiburan bagi para siswa, tetapi juga memberikan pengalaman baru sekaligus memperkenalkan olahraga yang membutuhkan keseimbangan, keberanian, konsentrasi, dan ketekunan.
Ketua Porserosi Kabupaten Cianjur, Rifki Farizan, mengatakan, program Goes to Skul merupakan bagian dari upaya organisasi untuk memperkenalkan olahraga skateboard dan sepatu roda kepada generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan bahwa skateboard dan sepatu roda bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga olahraga yang memiliki potensi prestasi,” katanya dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat yang strategis untuk memperkenalkan olahraga tersebut. Dimana sejauh ini skateboard masih menjadi olahraga bagi kalangan tertentu.
“Kami ingin anak-anak mengenalnya sejak dini dan melihat bahwa olahraga ini bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan bakat mereka,” ujar Rifki.
Selain memberikan aktivitas positif bagi pelajar, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang munculnya atlet-atlet muda potensial dari berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur.
“Target kami bukan hanya mengenalkan olahraga, tetapi juga mencari bibit-bibit atlet terbaik Cianjur. Bisa jadi dari kegiatan seperti ini muncul anak-anak yang memiliki bakat luar biasa dan nantinya dapat kita bina untuk menjadi atlet berprestasi,” katanya.
Rifki menambahkan, program Porserosi Goes to Skul direncanakan tidak berhenti di SDN Ibu Dewi 1 Cianjur. Kegiatan serupa akan terus dikembangkan dengan menyasar sekolah-sekolah lainnya, termasuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Kami berharap program ini bisa berlanjut ke sekolah-sekolah lain. Kami ingin semakin banyak pelajar yang mengenal dan tertarik dengan skateboard maupun sepatu roda, sehingga ekosistem pembinaan atlet di Cianjur bisa semakin kuat,” tuturnya.












