CIANJUREKSPRES.ID– Francisco Rivera menutup kiprahnya bersama Persebaya Surabaya di Piala Presiden 2026 dengan pencapaian istimewa. Selain membantu tim berjuluk Green Force meraih gelar juara, gelandang asal Meksiko tersebut juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Persebaya memastikan gelar Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Pertandingan berlangsung ketat hingga 120 menit dengan skor 1-1 sebelum Persebaya memastikan kemenangan melalui drama adu penalti.
Rivera menjadi salah satu pemain yang tampil konsisten sepanjang perjalanan Persebaya di turnamen tersebut. Pemain berusia 31 tahun itu mencatatkan 398 menit bermain sejak fase grup hingga pertandingan final.
Perannya di lini tengah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga aliran permainan Persebaya. Rivera mampu menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan di tengah padatnya jadwal pertandingan.
Penampilan tersebut membuat Rivera mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2026. Meski demikian, ia menyebut penghargaan tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh anggota tim.
“Penghargaan ini sangat penting bagi saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim dan membantu kami mencapai target yang sudah ditetapkan,” kata Rivera.
Rivera juga menilai penghargaan individu yang diterimanya merupakan hasil dari kerja sama tim. Menurutnya, dukungan rekan-rekan setim menjadi bagian penting dalam menjaga performanya selama turnamen.
“Saya tentu senang dengan penghargaan ini, tetapi saya tidak melihatnya sebagai pencapaian pribadi. Saya bisa mendapatkannya karena bantuan seluruh rekan setim. Mereka bekerja keras di setiap pertandingan dan selalu membantu saya untuk memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Keberhasilan Persebaya menjuarai Piala Presiden 2026 juga menjadi catatan penting bagi klub. Untuk pertama kalinya sejak mengikuti turnamen tersebut, Persebaya berhasil membawa pulang trofi juara. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka adalah menjadi runner-up pada edisi 2019.
Menurut Rivera, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang telah dibangun sejak masa pramusim. Seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga staf pelatih, dinilai memiliki kontribusi dalam perjalanan Persebaya hingga menjadi juara.
“Seluruh tim bekerja sangat keras untuk memenangkan trofi ini. Staf pelatih juga memiliki peran besar, terutama dalam menjaga kondisi fisik kami selama menjalani turnamen,” tuturnya.
Bagi Rivera, gelar Piala Presiden 2026 memiliki makna khusus karena menjadi trofi pertamanya selama berkarier di Indonesia. Ia juga merasa pencapaian tersebut semakin berkesan karena diraih bersama Persebaya.
“Ini sangat berarti bagi saya. Ini adalah trofi pertama saya di Indonesia, dan yang membuatnya semakin spesial adalah saya mendapatkannya bersama Persebaya,” ungkapnya.
Meski telah meraih gelar juara, Rivera menegaskan bahwa Persebaya masih memiliki sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/27.
Sejak awal pramusim, Persebaya telah menjalani berbagai program latihan dan tes untuk mengukur kondisi fisik serta perkembangan para pemain. Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya tim membangun kekuatan sebelum kompetisi resmi dimulai.
Rivera melihat perkembangan tim sejauh ini cukup positif. Ia menyebut para pemain terus berusaha meningkatkan kemampuan setelah menjalani program yang diberikan tim pelatih.
“Sejak kami bergabung dan mulai menjalani program dari staf pelatih, termasuk berbagai tes bersama Persebaya Academy, kami sudah berkembang sangat banyak. Kami terus memperbaiki diri agar siap menghadapi awal musim,” jelasnya.
Gelar Piala Presiden 2026 kini menjadi modal tambahan bagi Rivera dan rekan-rekannya dalam menatap musim baru. Namun, ia menyadari perjalanan kompetisi Super League akan menghadirkan tantangan yang lebih panjang.
“Jelas, trofi ini memberikan kepercayaan diri lebih kepada kami. Kami tahu memiliki tim yang bagus. Namun, kami harus bekerja lebih keras lagi untuk mencapai target yang kami inginkan,” tegas Rivera.
Setelah menyelesaikan Piala Presiden dengan status juara, Persebaya masih akan melanjutkan agenda pramusim. Green Force dijadwalkan menghadapi Penang FC dalam pertandingan internasional di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (15/8/2026).
Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk kembali menguji kesiapan skuad sekaligus menjaga ritme permainan sebelum memasuki musim kompetisi 2026/27. Dukungan suporter juga diharapkan menjadi tambahan semangat bagi Rivera dan seluruh pemain Persebaya dalam mempersiapkan diri menghadapi musim baru.












