CIANJUREKSPRES.ID- Pasar Induk Kramat Jati selama ini menjadi salah satu sentra grosir terbesar di Jakarta yang berperan penting dalam distribusi buah, sayuran, serta kebutuhan pokok ke berbagai daerah di wilayah Jabodetabek. Namun, aktivitas di pasar tersebut terganggu setelah kebakaran besar terjadi pada Senin, 15 Desember 2025.
Peristiwa kebakaran itu terjadi di Los C2, kawasan sub grosir buah, pada pagi hari. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan ratusan lapak pedagang. Data sementara menyebutkan sekitar 350 kios terdampak dan mengalami kerusakan parah akibat amukan si jago merah.
Pasar yang berada di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur ini dikelola oleh Perumda Pasar Jaya dan memiliki luas sekitar 14,7 hektare. Sebagai pusat perdagangan tradisional berskala regional, Pasar Induk Kramat Jati beroperasi hampir sepanjang hari, meskipun jam buka setiap los menyesuaikan jenis komoditas yang dijual.
Dugaan awal menyebutkan kebakaran dipicu oleh gangguan instalasi listrik di salah satu kios. Kondisi pasar yang dipenuhi barang dagangan mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi dengan melibatkan puluhan personel. Setelah proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke area pasar lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan.
Usai kejadian, pengelola pasar melalui Perumda Pasar Jaya langsung mengambil langkah cepat dengan menyiapkan tempat relokasi sementara bagi para pedagang yang kiosnya terbakar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi kebutuhan pangan ke masyarakat tetap berjalan dan tidak menimbulkan gangguan pasokan di wilayah Jabodetabek.












