BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, 14 Provinsi Berstatus Waspada hingga Siaga

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis, 14 Provinsi Berstatus Waspada hingga Siaga

CIANJUREKSPRES.ID- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk Dasarian III Juni 2026. Sejumlah wilayah di Indonesia mulai mengalami penurunan curah hujan yang berpotensi memicu kekeringan, terutama di kawasan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Papua Selatan.

Berdasarkan pemantauan BMKG, sebanyak 14 provinsi masuk kategori waspada terhadap potensi kekeringan meteorologis. Bahkan beberapa daerah telah berstatus siaga akibat minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Di Pulau Jawa, wilayah yang masuk kategori waspada cukup luas. Provinsi Jawa Tengah menjadi daerah dengan jumlah kabupaten terdampak terbanyak, meliputi Blora, Boyolali, Brebes, Demak, Grobogan, Jepara, Karanganyar, Klaten, Kudus, Pati, Purworejo, Rembang, Sukoharjo, Sragen, dan Wonogiri.

Sementara itu di Jawa Timur, daerah yang berpotensi mengalami kekeringan meliputi Bojonegoro, Jember, Lumajang, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Sumenep, Blitar, Madiun, Magetan, Ponorogo, Probolinggo, Situbondo, Tulungagung, hingga Kota Batu.

Wilayah DKI Jakarta juga masuk dalam daftar peringatan dini, yakni Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Sedangkan di Banten, potensi kekeringan terpantau di Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang.

BMKG juga menetapkan status siaga untuk Kabupaten Merauke di Papua Selatan. Status ini menunjukkan kondisi yang lebih serius dan membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah daerah maupun masyarakat.

Di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), potensi kekeringan meluas di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Alor, Ende, Flores Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sabu Raijua, Sumba Barat Daya, Timor Tengah Utara, Belu, Kupang, Lembata, Sikka, Sumba Barat, hingga Sumba Timur.

Sementara di Nusa Tenggara Barat (NTB), wilayah yang masuk kategori waspada meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur.

BMKG mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk mulai mengantisipasi dampak kekeringan, terutama terkait ketersediaan air bersih, kebutuhan pertanian, dan risiko kebakaran lahan. Pemantauan kondisi cuaca serta pengelolaan sumber daya air secara bijak menjadi langkah penting dalam menghadapi musim kemarau yang mulai berlangsung di sejumlah daerah.

Daftar Provinsi Terdampak Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis:

  • Bali
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Tengah
  • Maluku
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Selatan
  • Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *