CIANJUREKSPRES.ID – Gempa berkekuatan magnitudo 2,4 hingga 3,2 mengguncang Kabupaten Cianjur, dan dirasakan warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cianjur pada Rabu 24 Juni 2026 pagi.
Berdasarkan data yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMGK) gempa bumi pertama berkekuatan magnitudo 3.2 tersebut terjadi pukul 03.47 WIB.
Gempa bumi yang dirasakan warga di wilayah Kecamatan Cilaku dan Cugenang itu berada di lokasi 6.84 LS, 107.08 BT atau 7 kilomter barat Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 12 kilometer.
Sedangkan gempa bumi kedua magnitudo 2.4 tercatat pada pukul 03.47 WIB berada di titik koordinat 6.86 LS, 107.05 BT arah 11 kilometer Barat Daya Kabupaten Cianjur dengan kedalam 3 kilometer dibawah tanah serta dirasakan di Kecamatan Cugenang, dan Cianjur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, mengatakan, gempa bumi yang terjadi dua kali tersebut hampir dirasakan warga dibeberapa wilayah seperti di Cugenang, Cianjur, dan Cilaku.
“Bahkan, beberapa warga sempat berusaha menyelamatkan diri ketika merasakan gempa bumi yang pertama, karena getaranya cukup kuat. Tak lama kemudian gempa kedua kembali terjadi” katanya, Rabu 24 Juni 2026.
Meski demikian lanjut dia, pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan pasca terjadinya dua kali gempa bumi tersebut. Dia mengatakan untuk memastikan tak ada kerusakan, petugas BPBD langsung memonitor ke lapangan.
“Kita tak hanya menunggu laporan saja, tapi kita juga langsung mengecek ke lapangan melalui pemerintah desa, kecamatan hingga Relawan Tangguh Bencana (Ratana) disetiap wilayah,” katanya.
Dia menambahkan, BPBD Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan segera mencari tempat perlindung atau menyelamatkan diri menjauhi bangunan ketika terjadi gempa bumi dikemudian hari.
“Kami harap warga pun segera melapor jika terjadi kerusakan akibat bencana alam, supaya langsung tertangani oleh BPBD juga pihak terkait lainnya,” katanya.












